Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan saat ini masa konsentrasi bertahan dari berbagai serangan yang menganggap Joko Widodo anti-Islam sudah selesai. Mulai bulan ini hingga ke depannya Tim Kampanye Nasional (TKN) akan bergerak meningkatkan elektoral Jokowi.
Diakui Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, isu anti-Islam menggerus elektabilitas Jokowi selaku calon Presiden RI nomor urut 01. "Wajar (elektabilitas Jokowi menurun) ini karena proses. Sekarang serangan anggapan anti islam sudah padam, Desember ini sudah mulai gerak untuk mendongkrak elektabilitaas Jokowi," ujar Muhaimin pada acara konsolidasi calpn legislatif (caleg) PKB di Jakarta, Senin (17/12).
Cak imin mengingatkan perlunya evaluasi total agar partai-partai pendukung Jokowi tidak bekerja sendiri-sendiri. Harus ada soliditas partai dan TKN, sehingga keduanya berjalan dalam satu koordinasi.
Meski begitu, Cak imin menyampaikan dalam berkampanye tidak perlu sampai saling menyerang. TKN pun memakai strategi kampanye sesuai yang dipesankan Jokowi. Pendekatan yang diprioritaskan adalah pendekatan langsung, bukan dengan media, tetapi dari rumah ke rumah.
Cak Imin optimistis kampanye langsung dari pintu ke pintu dapat dilakukan. Namun, perlu dibentuk tim sukses dan juga tim lapangan untuk mendekati masyarakat secara langsung.
Ia pun meyakini PKB akan mampu menyumbang hingga 25 juta suara untuk Jokowi dalam Pemilu 2019. Sumber 25 juta tersebut terutama dari Jawa Timur sebagai wilayah berkontribusi terbesar, disusul Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Di kesempatan yang sama, Cak Imin menyampaikan kepada seluruh caleg PKB untuk meneladani Gus Dur sebagai modal mereka berkampanye ke konstituennya.
“Caleg itu salah satu modal termurah adalah mendorong dan menguatkan ideologi cita-cita perjuangan yang harus disampaikan ke masyarakat. Caleg-caleg ini kalau memahami ideologi Gus Dur maka engkau memahami ideologi PKB. Kalau sudah memahami ideologi PKB semakin mudah memasarkan cita-cita PKB ke masyarakat,” tutur Cak Imin. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved