Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Polemik Pj Gubernur Bisa Pengaruhi Suara Paslon Pilkada Jawa Barat

Dero Iqbal Mahendra
20/6/2018 18:01
Polemik Pj Gubernur Bisa Pengaruhi Suara Paslon Pilkada Jawa Barat
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

POLEMIK terkait pelantikan Komjen Iriawan menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat dinilai berpotensi memengaruhi kontestasi pilkada itu sendiri, terutama bagi pasangan calon yang disebut-sebut berafiliasi dengan Iriawan.

"Polemik ini sangat mungkin punya dampak. Terutama dengan calon yang dianggap berafiliasi dengan Komjen Iriawan. Bisa muncul stigma negatif pada paslon akibat spekualasi dan kontroversi yang berkembang," terang  Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini saat dihubungi Rabu (20/6).

 Dia berharap pemerintah dapat belajar dari kesalahan tersebut dan lebih berhati hati dalam membuat kebijakan yang berdampak kepada publik. "Pemerintah diharapkan tidak mendupliakasi kebijakan yang sama di daerah-daerah lain, sebab tidak berkontribusi positif terhadap stabilitas maupun kinerja daerah," terang Titi.

Sebetulnya, menurut Titi, pemerintah bisa mencegah terjadinya polemik tersebut bila mempertimbangkan aspirasi publik. Pertimbangan itu, diharapkannya bisa digunakan Presiden untuk menghentikan spekulasi serta kontroversi yang terus dikembangkan oleh aktor-aktor politik.

Terlepas dari itu, dalam menanggapi akan bergulirnya hak angket oleh DPR, Titi memandang bahwa hak tersbeut adalah hak konstitusional dari DPR yang dijamin oleh konstitusi. Selama tujuannya untuk penguatan mutu demokrasi di Indonesia maka kewenangan tersebut diharapkan dapat ditempatkan secara proporsional oleh semua pihak. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya