Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

NasDem Sesalkan Pengangkatan Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jabar

Thomas Harming Suwarta
19/6/2018 20:24
NasDem Sesalkan Pengangkatan Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jabar
( MI/PERMANA)

PARTAI NasDem menyesalkan keputusan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengangkat Komisaris Jenderal M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat. NasDem menilai pengangkatan Mantan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat tersebut menimbulkan kekisruhan politik di Jawa Barat menjelang pilkada.

"Kekisruhan politik ini seharusnya dapat dihindarkan jika Kementrian Dalam Negeri memperhatikan diskurus politik yang berkembang dimana arus penolakan cukup intens di awal tahun ini. Apa yang terjadi sekarang tentu saja menimbulkan kisruh politik baru di Jawa Barat menjelang Pilkada," kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johny G Plate di Jakarta, Selasa (19/6).

Johny menjelaskan, masih tersedia banyak pejabat setingkat yang bisa mengisi jabatan lowong tersebut, apalagi untuk masa kerja yang sangat singkat yakni sampai pelantikan Gubernur Jabar definitif setelah pilkada 27 juni 2018.

"Untuk itu NasDem menghimbau masyarakat Jabar untuk tetap tenang dan menjaga susana yang kondusif menjelang pemilihan kepala daerah tanggal 27 Juni yang akan datang dan berharap pilkada berlangsung dengan aman, tertib dan dengan antusiasme yang tinggi," sambung Johny.

Terkait hak interpelasi kata dia, Fraksi Nasdem mendukung penggunaan hak interpelasi atau angket terbatas oleh DPR RI, sejauh itu bertujuan meminta keterangan dan mendapatkan keterangan yang utuh dari pemerintah.

"Penggunaan hak interpelasi atau angket terbatas tersebut berupa permintaan keterangan dan penyelidikan terbatas untuk tindakan koreksi jika terdapat penyimpangan prosedural administratif," pungkas Johny. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya