Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAJAR UIN Syarif Hidayatullah, Ali Munhanif tidak menangkap adanya pemikiran-pemikiran Islam yang mengarah kepada bahaya dan dikaitkan dengan radikalisme. Meskipun demikian, ia tidak menampik memang ada arus baru dalam pemikiran aktivis keagamaan di kampus.
"Saya kira tidak berbahaya dalam pengertian 'emergency situation'. Memang ada arus baru dalam pemikiran, katakanlah aktivis keagamaan di kampus-kampus dan itu hasil panjang evolusi masyarakat Indonesia secara umum dan peta pemikiran keagamaan yang mungkin saja sedikit ada inovasi dari yang tren lama atau tradisional," ujarnya dalam diskusi bertajuk "Gerakan Radikal di Kampus?" di Jakarta, Sabtu (9/6).
Ia menyayangkan pernyataan BNPT tidak dilengkapi serta dengan informasi ataupun data yang lebih detail terkait siapa yang terpapar oleh paham radikalisme. Menurutnya pernyataan itu tidak lebih dari sekedar data intelijen bukan berdasarkan penelitian yang bisa dipertanggungjawabkan metodologinya secara ilmiah.
"Yang paling parah, sebuah perguruan tinggi yang ditengarai ditemukan rakitan bom yang ada di dalam area kampus malah tidak masuk rilis. Saya kira langkah BNPT hanya merespons bom beruntun yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu," tandasnya.
Untuk diketahui, pada Sabtu (3/6) kemarin, tiga terduga teroris ditangkap Densus 88 dan Polda Riau di kawasan Kampus Universitas Riau. Empat bom rakitan yang siap diledakan disita. Selain bom, petugas juga menyita delapan bahan pembuat bom yang sangat mudah meledak. Disita pula senapan angin serta dua buah busur dan delapan anak panah dari Sekretariat Mapala Sakai Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau.
Sementara, BNPT menyebutkan ada tujuh kampus yang terpapar radikalisme, yaitu Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (UNDIP), hingga Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Brawijaya (UB). (A-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved