Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Presiden Tambah Empat Staf Khusus

Nur Aivanni
15/5/2018 19:06
Presiden Tambah Empat Staf Khusus
(MI/RAMDANI)

PRESIDEN Joko Widodo menambah staf khusus karena banyaknya hal yang perlu ditangani. Ada empat orang yang diangkat menjadi staf khusus untuk membantu tugas-tugasnya.

"Penambahan staf khusus ini dilakukan sesuai dengan keperluan karena melihat begitu besar beban dan juga hal yang harus ditangani oleh presiden, maka presiden menambahkan staf khusus," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/5).

Pertama stafsus untuk acara keagamaan domestik seperti di pondok pesantren, yakni Abdul Ghofar Rozin. Lalu stafsus bidang keagamaan internasional Siti Ruhaini Dhzuhayatin. Stafsus bidang komunikasi kementerian dan lembaga Adita Irawati, serta stafsus bidang ekonomi Ahmad Erani Yustika.

Pramono menekankan bahwa empat stafsus tersebut dipilih karena sesuai dengan latar belakang profesinya. Misalnya, Adita Irawati yang sebelumnya merupakan Vice President Corporate Communications PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).

"Adita ini latar belakangnya mempunyai pengalaman di korporasi karena presiden ingin membenahi komunikasi yang ada di kementerian dan lembaga," jelas Pramono.

Selama ini, sambungnya, kehumasan yang dilakukan kementerian/lembaga rata-rata masih menggunakan pola lama. Sementara, di era media sosial saat ini dibutuhkan orang-orang yang memahami media sosial. "Untuk membuat framing, membangun konten dan sebagainya di era media sosial," tambahnya.

Hal yang sama juga dilakukan saat memilih stafsus bidang ekonomi, Ahmad Erani Yustika. "Profesor ekonomi dengan latar belakang cukup baik. Beliau memahami persoalan tentang dana desa sehingga diperlukan, selain berkaitan ekonomi, adalah bagaimana dana desa dari waktu ke waktu meningkat, sekarang Rp 60 triliun, perlu ada pakar di bidang itu," terangnya.

Saat ditanyakan mengapa pengangkatan stafsus tersebut baru dilakukan saat ini, Pramono menyampaikan kembali bahwa itu disesuaikan dengan kebutuhan. "Karena memang dibutuhkan untuk itu, banyak tugas yang begitu banyak yang ada di dalam lingkaran presiden memerlukan tambahan stafsus," pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya