Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Fadli Zon membuat banyak pihak merasa geram. Kali ini terkait cuitan Fadli soal rentetan bom yang terjadi di Surabaya sejak Minggu (13/5) kemarin. Fadli melalui akun Twitter-nya @fadlizon menyebut terorisme biasanya berkembang di negara yang lemah pemimpinnya, mudah diintervensi, banyak kemiskinan dan ketimpangan serta ketidakadilan yang nyata.
Banyak netizen yang menilai Fadli malah menggunakan tragedi teror untuk menyudutkan pemerintahan Joko Widodo. Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan peristiwa terorisme seharusnya tidak dijadikan sebagai alat politik.
"Jangan menari dalam penderitaan orang lain. Terorisme itu bukan hanya masalah pemerintah tetapi masalah kita bersama, parlu partisipasi masyarakat. Karena itu perlu kebersamaan kita semua untuk melawan terorisme," ujar Ace saat dihubungi Media Indonesia, Senin (14/5).
Menurutnya, terorisme bisa terjadi di mana pun dan kapan pun, baik di negara miskin, berkembang atau pun negara maju seperti di Inggris, Prancis, bahkan di Amerika Serikat. Sehingga, tidak bisa menggunakan isu tersebut sebagai ukuran keberhasilan pemerintahan.
"Seharusnya Fadli Zon menunjukkan empati yang tinggi terhadap korban dan peristiwa biadab bom bunuh diri. Fadli juga harusnya tidak gampang menyalahkan orang. Bukan saatnya kita menyudutkan pihak-pihak tertentu dari kejadian yang tidak berperikemanusiaan seperti ini," kata Ace. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved