Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
LINGKARAN Survei Indonesia (LSI) baru saja mengeluarkan survei terbarunya yang membahas peluang Joko Widodo sebagai capres petahana dikalahkan dalam Pilpres 2019 mendatang. Peneliti LSI, Adjie Alfaraby mengungkapkan meyakini hasil survei ini membuat nyaman kedua belah pihak, baik itu yang pro terhadap Jokowi maupun yang kontra terhadap Jokowi.
"Sebagai lembaga survei, kita siap kalau pun akhirnya di-bullly. Karena survei sudah biasa seperti itu. Mereka yang menganggap merasa dirugikan dari survei itu pasti menganggap survei ini tidak akurat, dibayar dan sebagainya. Begitu pun sebaliknya kalau surveinya bagus, pasti memuji hasil lemaga survei. Tapi kalau dari sisi angka, dua-duanya nyaman baik Jokowi maupun oposisi," ujarnya di Kantor LSI, Jakarta, Senin (14/5).
Dalam survei tersebut, Jokowi masih bertengger di posisi teratas elektabilitas capres dengan angka 46%. Capres lainnya termasuk Prabowo Subianto masih jauh dibawah Jokowi.
Meskipun demikian, jika semua elektabilitas para capres tersebut digabung maka angkanya mencapai 44,7%. Hal ini disimpulkan oleh Adjie, meskipun Jokowi menjadi capres dengan elekbilitas tertinggi, namun posisinya masih goyah.
"Dari survei ini kan hasilnya Jokowi tetap yang paling kuat (elektabilitasnya). Dari sisi oposisi, adanya harapan dan peluang untuk bisa melawan Jokowi karena kalau digabung hanya terpaut 2 persen selisihnya. Jadi kita harapkan hasil survei ini membuat nyaman dua belah pihak," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved