Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pelibatan Anak dalam Aksi Terorisme Lampaui Batas Kemanusiaan

Thomas Harming Suwarta
13/5/2018 20:05
Pelibatan Anak dalam Aksi Terorisme Lampaui Batas Kemanusiaan
(ANTARA)

PELIBATAN anak-anak dalam aksi terorisme seperti terjadi dalam aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya merupakan aksi yang sangat pantas dikutuk karena sudah di luar batas kemanusiaan.

"Dari sisi apa pun ini sangat kita sayangkan. Tidak selayaknya anak anak disertakan dalam peristiwa ledakan bom Gereja di Surabaya. Anak adalah anugerah dan amanah Tuhan yang harus dilindungi oleh orang tuanya," kata Komisioner KPAI Retno Lystiarti di Jakarta, Minggu (13/5).

Retno menjelaskan orang tua yang menempatkan anak-anak dalam situasi berbahaya adalah tindakan tidak wajar dan sangat tidak bertanggungjawab.

"Bagaimana anak yang ia tidak pernah tahu risikonya. Anak tak diberikan pilihan. Ini sangat kita sesalkan," ungkapnya.

Koordinator Cinta Anak Nusantara (KCAN) Setiana Widjaja menambahkan anak-anak harus dilindungi dari berbagai upaya yang membuat mereka terjebak dalam situasi sangat berbahaya seperti terorisme.

"Anak-anak justru harus kita lindungi dari posisi sangat berbahaya. Orang tua yang harusnya menjadi penanggung jawab utama kehidupan anak sangat kita harapkan untuk melindungi mereka, bukan malah menjerumuskan anak-anaknya dalam aksi ekstrem seperti ini," jelas Setiana dalam keterangannya.

Ia berharap agar kejadian di Surabaya menjadi yang terakhir. "Kita menolak kekerasan, di sana anak-anak kita jadi korban sia-sia. Ini harus menjadi yang terakhir. Tidak boleh ada lagi aksi serupa," pungkas Setiana. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya