Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Mendagri Minta Perkuat FKUB untuk Lawan Terorisme

Dero Iqbal Mahendra
13/5/2018 19:13
Mendagri Minta Perkuat FKUB untuk Lawan Terorisme
(ANTARA)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan terorisme menjadi tantangan bagi Indonesia sebagai hal harus diberantas. Untuk itu menurutnya, Forum Komunikasi Umat Beragama di daerah harus diperkuat.

"Tantangan kita sekarang ini adalah radikalisme dan terorisme, ini yang harus dipertegas. Kita harus berani menentukan sikap siapa kawan dan lawan. Negara tidak boleh kalah atas siapapun perorangan atau kelompok yang ingin melawan keutuhan bangsa ini. Ini tantangan," tegas Tjahjo tersebut dalam sambutan di acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP Se-Indonesia di Jakarta, Minggu (13/5).

Dia meminta kepada seluruh anggota DPRDuntuk memperkuat Forum Komunikasi Umat Beragama di daerah nya masing masing. "Deteksi dini harus selalu dikedepankan, sehingga perlu sosialisasi dan komunikasi serta silaturahim dengan tokoh tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada. Pemerintah daerah itu bukan hanya Gubernur hingga kepala desa, tetapi disana ada DPRD tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota dan juga Kepolisian serta TNI dan juga lembaga pendidikan serta tokoh tokoh agama," terang Tjahjo.

Ia menjelaskan ada lebih dari 380 ribu organisasi kemasyarakatan, baik yang terdaftar di pusat, Kemendagri, Kemenkumham atau di tingkat provinsi atau kabupaten/kota maupun hanya terdaftar di notaris semata.

Untuk itu, Tjahjo meminta peran aktif masyarakat untuk mengawasi gelagat dan perkembangan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di sekitarnya. Menurutnya, pemerintah tidak melarang setiap organisasi agama, baik dari Islam maupun yang non-Islam untuk melakukan kegiatan dakwah, selama hal itu tidak bertentangan dengan Pancasila.

"Silakan kalau ormas mau berdakwah. Ormas Islam sepanjang sesuai Al-Quran dan hadis. Silakan ormas agama Kristen, Buddha, Hindu dan lain-lain berdakwah, sepanjang tidak sesat dan berasas Pancasila," terang Tjahjo. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya