Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jokowi Jamin Pengobatan Korban Bom di Surabaya Ditanggung Pemerintah

MICOM
13/5/2018 19:09
Jokowi Jamin Pengobatan Korban Bom di Surabaya Ditanggung Pemerintah
(MI)

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa negara akan menjamin biaya pengobatan dan perawatan para korban aksi peledakan bom di tiga gereja di Surabaya. Sebanyak 41 orang luka-luka dalam ledakan bom tersebut, termasuk polisi.

"Negara, pemerintah menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam jumpa pers di Surabaya, Minggu (13/5).

Pernyataan itu disampaikan Jokowi setelah ia menjenguk para korban luka akibat serangkaian bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Ia menyesalkan peristiwa yang mengakibatkan jatuhnya korban tewas dan luka-luka dari kalangan masyarakat bahkan anak-anak yang tidak berdosa.

Selain menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan yang timbul untuk keperluan perawatan para korban akan ditanggung pemerintah, Presiden juga mendoakan agar para korban luka segera pulih dan sembuh sementara mereka yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Selain korban luka, total 13 orang tewas dalam peristiwa pengeboman tiga gereja itu, terdiri atas tujuh orang jemaat gereja dan enam pelaku.

"Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita semuanya atas jatuhnya korban akibat serangan bom bunuh diri di Surabaya ini," kata Presiden.

Pada kesempatan itu Presiden didampingi sejumlah pejabat di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menko Polhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ledakan terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna. Ledakan pertama terjadi di Gereja Maria Tak Tercela, yaitu pada sekitar pukul 07.30 WIB. Dua ledakan lain, berjeda masing-masing lima menit setelah ledakan pertama. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya