Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai, hasil survei yang menunjukkan nama Agus Harumurti Yudhoyono (AHY) unggul sebagai calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 itu, belum bersifat final.
Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) itu menunjukkan elektabilitas AHY unggul dibanding nama lainnya. Namun menurut Achmad, Partai Demokrat belum menentukan sikap apakah akan bergabung dengan Jokowi tidak.
“Kemudian, mengenai cawapres itu menjadi kewenangan jokowi dan baru akan dibahas setelah Pilkada 27 Juni,” terang Achmad kepada Media Indonesia di Jakarta, Jumat (4/5).
Berdasarkan hasil survei IPI, AHY unggul 16,3%, sementara Anies Baswedan 13,0%, disusul Gatot Nurmantyo 7,0%, Sri Mulyani 6,1%, Mahfud MD 5,0%, Ridwan Kamil 3,9%, Tito Karnavian 2,9%, dan Muhaimin Iskandar 2,6%.
Selain itu, Budi Gunawan mendapat perolehan 1,8%, Puan Maharani 1,6%, Chairul Tanjung 1,5%, Ahmad Heryawan 1,3%, Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto, mendapat perolehan 1,2%.
Dalam survei itu juga, Din Syamsuddin memperoleh 1,0%, Moeldoko 0,8%, Zulkifli Hasan 0,6%, Sohibul Iman 0,2%, sedangkan Romahurmuziy memperoleh 0,2%, dan Jimly Asshiddiqie mendapat 0,1%.
Masih pada survei untuk simulasi yang dilakukan dengan 11 nama, nama AHY kembali mengungguli nama lain. Di bawah AHY, nama Sri Mulyani memperoleh 10,5%, Mahfud MD 8,4%, Tito Karnavian 5,7%, Muhaimin Iskandar 4,0%, dan Chairul Tanjung 3,5%. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved