Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG keberangkatannya ke Lapas Sukamiskin Bandung, terpidana kasus korupsi KTP-E Setya Novanto terlihat santai tanpa beban. Berkaos hitam polos dengan celana jeans biru lengkap dengan spatu kets dan jaket kulit hitam, Novanto meninggalkan Rutan Kelas 1A KPK. Ternyata pilihan pakaian tersebut bukan tanpa alasan. Kuasa Hukum Novanto menjelaskan pakaian tersebut memang sengaja digunakan Novanto.
"Beliau mau menggenakan kaos dan celana jeans biru dan sepatu kets supaya perjalanan baru ini tak terasa. Beliau ingin relax dengan teman-teman media, kira-kira begitu," terang Firman di Jakarta, Jumat (4/5).
Novanto sendiri terlihat segar dan relax usai kembali dari ibadah salat Jumat bersama dengan tahanan lainnya. Firman menjelaskan, dari Rutan KPK Novanto sudah mengepak pakaiannya ke dalam koper merah yang wajib dibawa ke Bandung.
Firman mengaku belum mengetahui siapa yang akan menjadi rekan satu sel Novanto di Sukamiskin. Umumnya, kata dia, ketika tahanan baru tiba akan ada fase orientaasi terlebih dahulu. Namun ia tidak bisa memastikan berapa lama masa orientasi tersebut karena hal itu kebijakan dari Lapas Sukamiskin.
Novanto terbukti melakukan korupsi proyek KTP-E tahun anggaran 2011-2013. Mantan Ketua DPR ini divonis 15 tahun penjara dan membayar denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Novanto juga diwajibkan membayar uang pengganti US$ 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan kepada penyidik. Apabila tidak dibayar setelah berkekuatan hukum tetap, harta bendanya akan disita atau dilelang.
Dalam putusan nya Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan, yakni mencabut hak politik Novanto selama lima tahun setelah selesai menjalani masa pidana. Majelis hakim sepakat dengan jaksa KPK perihal penolakan permohonan justice collaborator yang diajukan Novanto. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved