Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Fenomena Timses Bekerja Karena Ketiadaan Etika Berpolitik

Golda Eksa
25/3/2018 17:59
Fenomena Timses Bekerja Karena Ketiadaan Etika Berpolitik
(ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

FENOMENA masih bekerjanya tim sukses sejumlah calon kepala daerah meski sudah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terjadi karena mereka menganggap belum ada status berkekuatan hukum tetap.

 

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Cecep Hidayat, menilai fenomena tersebut merujuk ketentuan legal formal. Artinya, selama calon kepala daerah itu belum menerima vonis pengadilan maka tim sukses tetap bekerja untuk mengampanyekan kandidatnya.

 

"Karena ini, kan masih proses hukum dan mungkin mereka masih mempersiapkan proses praperadilan atas status tersangka tersebut," ujar Cecep ketika dihubungi, Minggu (25/3).

 

Menurut dia, sedianya secara etika dan moral politik saat lembaga antirasywah menetapkan seorang calon kepala daerah terlibat perkara korupsi maka pihak yang bermasalah harus berani mengambil sikap, seperti mengundurkan diri dari perhelatan pesta demokrasi.

 

"Nah, ini bisa dijadikan tantangan dan pukulan bagi calon kepala daerah itu untuk mundur. Namun, yang menjadi pertanyaan ialah apakah kita sudah menjalankan politik dengan etika? Itu tantangannya," pungkasnya. (A-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya