Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

MUI Prihatin dan Kecam Keras Peyerangan di Gereja Lidwina Sleman

MICOM
11/2/2018 19:35
MUI Prihatin dan Kecam Keras Peyerangan di Gereja Lidwina Sleman
(MI/Ardi)

KETUA Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyatakan keprihatinannya yang mendalam dan mengecam keras penyerangan dengan kekerasan yang menggunakan senjata tajam atas jemaat Gereja Lidwina Sleman yang sedang menunaikan misa/ kebaktian.

Dalam keterangan tertulis, Din menyampaikan belasungkawa kapada keluarga korban. "Kita mengecam keras tindakan tersebut sebagai bentuk kebiadaban yang tidak bisa ditoleransi," ujarnya.

Din juga mensinyalir bahwa kejadian di Gereja Ludwina tersebut ada beberapa kemiripan dengan beberapa kejadian serupa sebelumnya.

Disebutkan, tindak kekeraan atas seorang kyai/ulama di Cicalengka, atas seorang aktifis Persatuan Islam di Bandung hingga tewas, atas seorang Bikkhu Buddha di Tangerang, dan ancaman atas tokoh ulama Jawa Barat oleh seorang yang mengaku gila.

Rangkaian kejadian tersebut, menurut Din, secara logis dapat diduga tidaklah berdiri sendiri. Beberapa alasan yang mengemuka ialah peristiwa tersebut terjadi hampir bersamaan.

Selain itu, peristiwa tersebut sama-sama menyasar lambang-lambang keagamaan, baik figur-figur agama maupun tempat ibadah.

Begitu pula, ungkap Din, pelakunya disimpulkan sebagai orang gila. "Berdasarkan hal-hal tadi, kejadian-kejadian tersebut sepertinya dikendalikan oleh suatu skenario sistemik yang bertujuan untuk menyebarkan rasa takut dan pertentangan antarumat beragama, dan akhirnya menciptakan instabilitas nasional.

Untuk itu, lanjut Din, MUI mendorong aparat keamanan untuk secara serius mengusut tuntas dan menyingkap siapa dan apa di balik semua kejadian tersebut.

"Kalau kejadian-kejadian tersebut tidak segera diusut dan dicegah maka sangat potensial menimbulkan prasangka-prasangka di kalangan masyarakat yang kemudian memunculkan reaksi-reaksi yang akhirnya menciptakan kekacauan," ujarnya.

Din berpesan kepada seluruh umat beragama untuk tetap tenang, dapat mengendalikan diri, dan jangan terprovokasi oleh pihak yang memang sengaja ingin mengadu domba antarumat beragama.(RO/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya