Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERANTASAN korupsi bukan satu-satunya pekerjaan rumah bangsa. Masih banyak pekerjaan rumah lainnya seperti kemiskinan dan kebo-dohan yang harus segera ditangani.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pada acara pembukaan pembekalan bakal calon anggota legislatif Partai NasDem seluruh Kalimantan Tengah di Palangka Raya, kemarin.
"Logika cara berpikir masyarakat harus dibangun. Sebab kalau tidak dibangun, masyarakat akan terbuai se-akan-akan sudah selesai dan mereka lupa kemiskinan, masalah sosial lainnya. Dan yang penting menurut mereka tangkap saja. Dan emosi masyarakat ini yang harus redam dan dijelaskan,'' kata Surya.
Menurut Surya, tidak efektif pemberantasan korupsi di negara ini jika tidak menyertakan gerakan bersama untuk memberantas kemiskinan dan kebodohan.
"Terkesan tidak populer pesan Partai NasDem ini. Seakan membela korupsi. Bukan seperti itu. Partai NasDem yang mendukung sepenuhnya pemberantasan korupsi, misalnya politik tanpa mahar. Mengapa kita lakukan kalau kita suka praktik korupsi itu?"
Bagi Surya, masalah terbesar bangsa ini ialah mengatasi ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain dan harus ada keberanian untuk lebih objektif.
Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kalteng Faridawati Darland Adjeh menambahkan DPW dan DPD Partai NasDem Kalteng akan berjuang untuk meraih lebih banyak kursi (saat ini dua kursi di DPR) dan memenangkan Joko Widodo untuk menjadi presiden kedua kalinya. Selain itu, NasDem bertekad memenangi 11 kabupaten/kota di Kalteng pada Pilkada 2018 nanti.
"Kita juga bertekad akan jadi pemenang pemilu pada 2019 minimal tiga besar nasional,'' kata Faridawati.
Sebelumnya, DPW Partai NasDem Provinsi Kalteng membentuk Komisi Saksi Nasional wilayah Kalteng untuk mendapatkan saksi berkualitas melalui training of trainer (ToT), Jumat (1/12).
Ketua Bappilu Partai NasDem Kalteng Ujang Iskandar mengatakan, dengan adanya ToT saksi, ia yakin Partai NasDem akan menjadi partai yang besar.
Hal itu dibuktikan dengan memberikan pelatihan kepada tiap kader yang nantinya akan menjadi saksi pada Pilkada, Pileg, dan Pilpres 2018.
"Pesan ketua umum, jika kita jauh hari mempersiapkan untuk menghadapi tiga momen pemilihan itu, kader partai siap bertarung dengan partai-partai lain untuk mera-up dukungan terbanyak dari masyarakat. (SS/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved