Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI relawan Pro Jokowi (Projo) mengapresiasi penganugerahan gelar empat tokoh pahlawan nasional baru oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 115/TK/Tahun 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang diambil Pemerintahan Jokowi. Ini membuktikan pemerintah sangat menghargai jasa-jasa para pahlawan yang ikut berjuang mendirikan bangsa ini," ujar Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di Jakarta, Jumat (10/11).
Ia mengatakan begitu banyak nyawa dikorbankan untuk mendirikan dan mempertahankan negara ini. Oleh karena itu, menurutnya, apa yang sudah dipersatukan para pendiri bangsa harus terus-menerus diperjuangkan dan dipertahankan. "NKRI, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah harga mati, " ujar Budi.
Projo menegaskan tidak ingin bermain-main dengan sejarah dan tidak akan menoleransi sedikitpun adanya upaya adu domba yang ingin mempertentangkan antarsuku, agama, ras, dan antargolongan. Budi menekankan politik pecah belah yang dilakukan oleh pemerintahan kolonial Hindia Belanda, yang dikenal dengan devide et impera, harus diakhiri.
Setiap anak bangsa berhak dan wajib memberikan sumbangsih terbaiknya bagi bangsa. "Kami konsisten mengikuti jalannya para pahlawan, jalannya para pendiri bangsa. Kami tak akan pernah lelah untuk mencintai bangsa dan rakyat. Kami tetap setia berjuang untuk itu semua," kata Budi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menganugerahkan gelar pahlawan terhadap empat tokoh nasional, yakni almarhum Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Muhammad Zainuddin Madjid asal Lombok Nusa Tenggara Barat, almarhumah Laksamana Malahayati asal Aceh, almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah asal Kepulauan Riau, dan almarhum Prof. Drs. Lafran Pane asal Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keempat tokoh itu mendapat gelar pahlawan nasional berdasarkan Kepres Nomor 115/TK/Tahun 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Penganugerahan itu sekaligus sebagai rangkaian memperingati Hari Pahlawan 10 November 2017.(Ant/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved