Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Hakim Pertanyakan Jawaban Sering Lupa, Setnov Akui Kasus KTP-E Sebabkan Sakit

MICOM
03/11/2017 16:24
Hakim Pertanyakan Jawaban Sering Lupa, Setnov Akui Kasus KTP-E Sebabkan Sakit
(ANTARA)

MAJELIS hakim membuka kemungkinan Ketua DPR Setya Novanto kembali dipanggil dalam persidangan KTP-elektronik di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta. Dalam persidangan Setnov mengakui kasus KTP-e sebagai salah satu sebab dirinya sakit.

"Baik kepada saudara Setya Novanto sementara keterangan anda dianggap cukup, tetapi barang kali harus saya katakan bahwa dalam perkembangannya nanti, ada kemungkinan kalau memang diperlukan lagi, anda diundang lagi di sini," kata ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar di pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (3/11).

Setya Novanto menjadi saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang didakwa mendapatkan keuntungan US$1,499 juta dolar AS dan Rp1 miliar dalam proyek pengadaan KTP-e yang seluruhnya merugikan keuangan negara senilai Rp2,3 triliun. Ia hadir setelah dua kali tidak menghadiri panggilan pemeriksaan sebagai saksi 9 dan 20 Oktober 2017.

"Tadi dalam beberapa hal, anda menjawab lupa, kenapa begitu banyak lupa? Tadi saya cermati anda memberi jawaban, lupa, lupa, lupa. Kenapa begitu banyak yang lupa?," tanya hakim John.

Setnov mengaku ia menjawab lupa dan tidak tahu karena jarak antara pembahasan e-KTP hingga saat ini sudah hampir tujuh tahun.

"Ya kami lebih banyak tidak tahu, karena sudah begitu lama," jawab Setnov. Ia pun mengaku persoalan KTP-e ini telah membuatnya sakit.

"Mudah-mudahan (kesaksian) ini tidak menjadi alat politik dan fitnah ke saya. Saya merasakan kesehatan saya, penderitaan saya dan keluarga dari pihak-pihak yang melakukan fitnah ke saya itu saja," tambah Setnov.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya