Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pemerintah Harus Tertibkan Situs Berita Hoax

Aries Wijakena
27/10/2017 20:15
Pemerintah Harus Tertibkan Situs Berita Hoax
(dok pribadi)

SITUS-situs berita daring yang menyebarkan berita bohong sangat merugikan masyarakat karena berpotensi memecah belah bangsa. "Bukan cuma itu, orang-orang yang menjadi obyek berita hoax rusak kredibilitasnya dan berdampak buruk bagi dia serta keluarganya," kata pengacara M Adiwira Setiawan saat ditemui di Jakarta, Jumat (27/10).

Adiwara mencontohkan kliennya, Akbar Faizal, yang menjadi obyek berita di www.publik-news.com, www.rakyat-bersuara.com, dan www.suara-news.com. Di ketiga situs itu, anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem itu difitnah memiliki rumah mewah, istri simpanan, serta menjadi penikmat uang haram hasil korupsi KTP elektronik dan pencuri uang APBN yang disimpan di Singapura.

"Tuduhan-tuduhan ini tanpa fakta dan proses peliputan jurnalistik yang benar dan tanpa konfirmasi. Ini berbeda dengan pers yang umum. Imam Wahyudi dari Dewan Pers pernah bilang, media massa harus memenuhi standar kompetensi wartawan, mematuhi kode etik jurnalistik, mematuhi standar perusahaan pers, dan standar perlindungan profesi wartawan. Situs abal-abal seperti ini tidak mengikuti standar yang ada," ungkap pengacara yang hobi bermain musik itu.

Adiwira pun mengapresiasi anggota Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri yang cepat menangkap pelaku penghinaan terhadap Akbar Faizal. Polisi menangkap pengurus Partai Keadilan Sejahtera Mojokerto Bidang Polhukam, Fajar Agustanto, karena diduga sebagai pelaku penghinaan itu.

Polisi yang dipimpin Kasubdit Siber AKB Irwansyah menangkap Fajar di rumahnya di Jl Suromulang, Kelurahan Surodinawan, Prajurit Kulon, Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (24/10).

"Saya berharap pemerintah bisa memberantas situs-situs berita bohong itu supaya martabat seseorang bisa terjaga dan rakyat pun tidak dibuat bingung oleh berita-berita bohong," tutupnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya