Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Fahri tak Bisa Akomodasi Perbedaan di Paripurna

Astri Novaria
27/9/2017 13:39
Fahri tak Bisa Akomodasi Perbedaan di Paripurna
(MI/Susanto)

TIDAK adanya kebulatan suara di paripurna DPR terkait usulan perpanjangan masa kerja Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK dinilai karena tidak adanya lobi-lobi dan pemimpin sidang yang tidak bisa mengakomodir suara fraksi yang beragam.

Penilaian tersebut dikemukakan Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto yang mengkritik cara kerja Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam memimpin sidang paripurna, kemarin. Hal itu terkait perpanjangan masa kerja Pansus Angket DPR terhadap KPK. Ia menilai ada prosedur yang tidak dijalankan Fahri dalam pengambilan keputusan terhadap laporan Pansus Hak Angket KPK.

"Saya menyesalkan tidak adanya lobi terlebih dahulu sebelum pengambilan keputusan terhadap laporan Pansus Hak Angket untuk KPK. Kami melihat perlu adanya pandangan-pandangan fraksi yang harus disampaikan agar semua aspirasi dapat didengar, dicatat dan dipertimbangkan," ujar Agus, Rabu (27/9).

Apalagi, sambung dia, semua fraksi memiliki sikap dan pandangan politik yang berbeda-beda menyangkut laporan Pansus Angket KPK yang dibacakan oleh Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar kemarin. Menurutnya, apabila dilakukan proses lobi maka ia menganggap aksi walk out tidak akan terjadi.

"Pak Fahri tidak bisa mengakomodir perbedaan teman-teman saat mengambil keputusan. Terlebih ada beberapa fraksi yang tidak setuju dengan laporan Pansus Hak Angket KPK. Harusnya dilakukan proses lobi dulu. Jika hal itu dilakukan mungkin tidak perlu terjadi adanya aksi walk out dari sejumlah fraksi pada saat sidang paripurna," ungkapnya.

Meskipun demikian, pihaknya memandang Pansus Angket KPK tidak perlu diperpanjang masa kerjanya. Hal ini, menurut Agus, membuat Komisioner KPK akan disibukan untuk rapat dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh Pansus. "Bertepatan dengan hal itu, KPK memiliki banyak tugas dalam upaya pemberantasan korupsi yang harus dilaksanakan segera," pungkasnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya