Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

KPK Quatrick OTT di Bulan September

Dero Iqbal Mahendra
16/9/2017 21:02
KPK Quatrick OTT di Bulan September
(Ilustrasi/metrotvnews.com)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) untuk yang ke empat kalinya dalam bulan September ini. Kali ini tim penyidik KPK menangkap sejumlah pihak dan diduga salah satu diantaranya adalah Wali Kota Batu Malang.

Wali Kota Batu Malang yang berinsial ER diduga ditangkap penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan dalam kaitan kasus suap. Dalam operasi tangkap tangan tersebut ER ditangkap beserta empat orang lainnya.

"Betul hari ini dilakukan OTT, untuk detailnya tunggu konferensi pers. Pihak -pihak yang diambil sedang diperiksa di Polda Jatim," jelas Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat dikonfirmasi Sabtu (16/9).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga pihak yang diamankan tim penyidik KPK tersebut diduga melakukan praktik suap terkait dengan sejumlah proyek di Batu Malang. Dalam operasi tersebut tim penyidik KPK berhasil mengamankan sejumlah uang dalam penangkapan tersebut.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menjelaskan saat ini terdapat lima orang yang sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan intensif di kantor kepolisian terdekat. Pihak KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

"Sekitar lima orang diamankan, termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan. Sejumlah uang juga diamankan. Diduga pemberian terkait dengan fee proyek di daerah setempat," ujar Basaria.

Untuk informasi lebih lanjut Basaria menjelaskan pihaknya akan menejelaskan secara terperinci terkait kasus tersebut dalam konferensi pers Minggu (17/9) besok.

Seperti yang diketahui OTT di Kota Batu Malang ini adalah kali ke empat dari tim penindakan KPK yang dilkukan dalam bulan ini. Sebelumnya pada 7 September 2013 KPK menangkap Hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu Dewi Suryana (DSU), Panitera Pengganti PN Bengkulu Hendra Kurniawan (HKU), dan seorang pegawai negeri sipil (PNS). Dalam kasus dugaan suap terkait putusan perkara korupsi Kegiatan Rutin di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu tahun anggaran 2013, dengan terdakwa Wilson SE,

Pada 13 September, KPK menangkap Bupati Batubara, Sumut, OK Arya Zulkarnain. Sedangkan pada 14 September, KPK menangkap Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali karena kasus suap. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya