Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

PDIP Akan Pecat Wali Kota Batu yang Kena OTT KPK

Astri Novaria
16/9/2017 19:50
PDIP Akan Pecat Wali Kota Batu yang Kena OTT KPK
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

SEKRETARIS Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan partainya tidak akan memberi toleransi kepada kepala daerah kader PDIP yang terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK). Termasuk Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko (ER), yang baru saja terjaring OTT di rumah dinasnya.

"Tidak ada toleransi. kepala daerah yang terjaring OTT KPK langsung dipecat," kata Hasto, Sabtu (16/9).

Hasto mengatakan, PDIP tegas pada komitmen antikorupsi. Komitmen itu sudah berulangkali diingatkan kepada para kepala daerah yang diusungnya. Termasuk konsekuensi pemecatan bila ada kepala daerah yang terjerat OTT KPK. "PDIP tegas dan memberikan sanksi pemecatan pada tindakan yang memalukan," pungkasnya.

Informasi tentang tertangkapnya Eddy Rumpoko dalam OTT KPK hingga berita ini diturunkan masih simpang siur. Ada yang menyebutkan bahwa yang ditangkap KPK tersebut bukan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, melainkan Edy Setiawan, bagian pengadaan LPSE/ULP. Mendengar kabar tersebut, Eddy Rumpoko menghampiri ke lokasi Edy Setiawan diperiksa.

Kabar lainnya menyebutkan jika Eddy Rumpoko politikus PDIP itu akan dibawa ke Jakarta malam ini juga oleh KPK. Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut, baik jubir KPK Febri Diansyah serta kerabat dan rekan kerja ER belum ada yang bisa memberi jawaban terkait OTT itu.

Informasi dari sumber lainnya menyebutkan bahwa Eddy Rumpoko ditangkap KPK di rumah dinasnya bersama salah seorang pengusaha ketika melakukan transaksi suap terkait proyek mebeler di Kota Batu. KPK yang berjumlah sekitar 16 orang itu juga menyita barang bukti uang di dalam tas yang belum diketahui jumlahnya. Bahkan, kabarnya saat ini sedang diperiksa di Polda Jatim.

Pihak KPK sendiri menyatakan akan menggelar jumpa pers terkait OTT di Kota Batu Malang, Jawa Timur itu.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya