Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

KPK Geledah Dealer Mobil di Medan

MICOM
15/9/2017 22:27
KPK Geledah Dealer Mobil di Medan
(ANTARA)

SEJUMLAH petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di sebuah dealer mobil di Jalan Gatot Subroto Medan, Sumatra Utara, Jumat (15/9). Penggeledehan tersebut merupakan tindak lanjut dari penanganan kasus dugaan suap terhadap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (13/9).

Dealer mobil tersebut diduga milik Sujendi Tarsono, salah satu tersangka yang ditahan KPK bersama Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain. Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di dealer mobil itu sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menemui pegawai dealer.

Dengan pengawalan personel kepolisian yang menggunakan senjata lengkap, petugas KPK memasuki sejumlah ruang di dealer tersebut. Dalam penggeledahan tersebut, petugas KPK terlihat menggunakan rompi bertuliskan KPK dan sebagian di antaranya menggunakan masker.

Namun tidak ada seorang pun petugas KPK, termasuk personel kepolisian yang melakukan pengamanan bersedia memberikan keterangan mengenai tujuan penggeledahan tersebut. Penggeledahan menarik perhatian masyarakat, termasuk pengguna jalan yang
melintas sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas.

Sekitar satu jam kemudian, personel kepolisian yang dibantu pegawai showroom mobil itu menutup pintu dealer tersebut.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangan tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain pada Rabu. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang.

Namun dalam pemeriksaan, KPK hanya menetapkan status tersangka dan menahan lima orang dalam dugaan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

Kelima orang itu adalah Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady, dan pemilik dealer mobil Sujendi Tarsono sebagai pihak penerima. Dua orang lagi adalah Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar selaku
kontraktor yang diduga sebagai pihak pemberi suap. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang tunai dengan nilai Rp346 juta.

Sementara itu, Wakil Bupati Batubara, Sumatra Utara RM Harry Nugroho ditetapkan menjadi pejabat pelaksana bupati daerah itu menyusul Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen ditangkap dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak 13 September 2017.

"Penetapan/penunjukkan Wakil Bupati menjadi Pelaksana Bupati Batubara sesuai ketentuan," ujar Gubernur Sumut HT Erry Nuradi di Medan, Jumat (15/9) pada acara penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Bupati Batubara, Sumut dari Mendagri Tjahjo Kumolo ke RM Harry Nugroho.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya