Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Hadapi Aksi Solidaritas Rohingya Polda DIY Siaga Satu

Agus Utantoro
07/9/2017 11:42
Hadapi Aksi Solidaritas Rohingya Polda DIY Siaga Satu
(MI/Abdus Syukur)

MENGHADAPI kemungkinan terjadinya aksi besar-besaran solidaritas untuk Rohingya di Candi Borobudur bersamaan dengan kunjungan Konselor Negara Myanmar Aung San Suu Kyi, Jumat (8/9) besok, Polda DIY memberlakukan status siaga satu. Dengan status kewaspadaan tertinggi ini, seluruh kekuatan Polda DIY telah disiagakan untuk menghadapi berbagai kemungkinan.

Wakil Direktur Intelkam Polda DIY AKB Suswono, Kamis (7/9) mengatakan, status siaga satu itu mulai berlaku sejak Kamis (7/9) hingga waktu yang akan ditentukan kemudian. "Polda DIY telah menetapkan status siaga satu," katanya.

Di sela-sela kegiatan Forum Discussion Group tentang Radikalisme di Polda DIY, Wadir Intelkam lebih lanjut mengemukakan menghadapi berbagai kemungkinan aksi itu Polda DIY juga akan menerjunkan jajarannya untuk mencermati sejumlah titik kumpul dan lokasi lainnya. "Kami akan mengawasi pula stasiun maupun terminal," katanya.

Menurut Suswono Yogyakarta merupakan kota yang strategis untuk menuju Borobudur, baik yang dari arah Jawa Timur maupun dari Jawa Barat. Karena itu, ujarnya, Polda DIY kemudian melakukan pengamatan yang intensif.

Diakui, memang ada informasi bahwa aksi tersebut dibatalkan, namun demikian juga ada kegiatan lainnya di titik tujuh kilometer dari Borobudur, yakni di sekitar Mendut. Karena itu, Polda DIY tetap bersiaga, meski keseluruhan itu berada di wilayah Polda Jawa Tengah.

Sementara dari FGD tentang radikalisme, Suswono mengatakan, saat ini Polda terus melakukan upaya untuk mencegah dan meredam terjadinya aksi-aksi radikal.

Menurut dia, di DIY terdeteksi ada sejumlah organisasi yang terduga radikal. Karena itu, ujarnya, polisi terus melakukan pengawasan sembari melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak terseret ke dalam organisasi semacam itu.

Salah satunya dengann menggelar forum diskusi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk generasi muda dan tokoh-tokoh agama.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya