Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Lima Pegawai KPK akan Diperiksa Polisi

Akmal Fauzi
05/9/2017 18:35
Lima Pegawai KPK akan Diperiksa Polisi
(Ist)

POLRI akan memeriksa lima pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan. Pegawai KPK itu dianggap mengakui ihwal email yang dikirim Novel ke Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman selaku pelapor.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menjelaskan, pemeriksaan lima pegawai KPK itu untuk mencocokkan keterangan Aris yang mengaku pesan yang dikirimkan Novel disebar ke sejumlah pegawai KPK melalui email.

"Mereka (lima pegawai KPK) mengetahui adanya tulisan dari NB (Novel) yang dialamatkan ke emailnya pak Aris. Karena pada waktu itu kan pak Aris Budiman sebagai Dirdik. Nah mereka ini yang berada di lingkungan penyidikan," kata Adi, Selasa (5/9)

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak KPK. Bahkan, ia telah mengirimkan jadwal pemeriksaan agar dapat disesuaikan dengan waktu pegawai yang sedang bertugas di lembaga antirasuah tersebut.

Adi menjelaskan, dari dokumen laporan Aris, email yang dikirim Novel ditembuskan ke beberapa orang. Namun Adi belum bisa menyebutkan jumlah orang yang menerima email tersebut.

"Nanti kami pastikan ya. Yang pasti orang-orang yang menerima tembusan dari email itu akan kami dalami keterangannya," jelasnya

Adi menjelaskan, saat ini Novel masih berstatus terlapor meski kasus itu telah dinaikan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

"Kami sudah putuskan berdasarkan gelar perkara pada proses penyelidikan, diduga adanya perbuatan melawan hukum sesuai dengan pasal yang kami persangkakan. Pasal 27 ayat 23 UU ITE," ujarnya.

Adi belum bisa memastikan kapan Novel diperiksa. Dalam waktu dekat, selain pegawai KPK penyidik akan memeriksa saksi ahli. "Saksi saksi yang kami mintai keterangannya, baru kami konstruksikan apakah memang dianggap lengkap, baru kami jadwalkan kembali," ujarnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya