Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman mengatakan PT Adhi Guna Keruktama (AGK) yang tersangkut kasus suap kepada Dirjen nonaktif Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono, bukanlah pemain baru.
Komisaris PT AGK Adiputra Kurniawan menjadi satu dari lima orang yang dibekuk KPK dalam operasi tangkap tangan di Jakarta, Rabu (23/8) hingga Kamis (24/8). Ia diduga menyuap Tonny terkait dengan proyek di lingkungan Ditjen Hubla Kemenhub 2016-2017 termasuk pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Dalam operasi itu, KPK mengamankan uang senilai Rp18,9 miliar dan empat kartu ATM yang salah satunya bersaldo Rp1,174 miliar.
Jajang menguraikan PT AGK merupakan langganan proyek-proyek besar di Kemenhub. “Antara 2016 sampai 2017 saja, nilai proyek yang dimenangi PT AGK Rp179.227.397.000. Jangan berhenti tahun itu saja sebab sedikitnya antara 2012 sampai 2017 terdapat delapan proyek pengerukan alur pelayanan pelabuhan yang dimenangi PT Adhi Guna Keruktama,’’ jelasnya, kemarin.
Nilai delapan proyek yang dikelola PT AGK tersebut, imbuh Jajang, terbilang fantastis, yakni mencapai Rp413.397.994.000. ‘’Hal ini mengindikasikan praktik permainan proyek di tubuh Kemenhub sudah lama terjadi,’’ tandas Jajang.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Tonny dan Adiputra ditahan untuk 20 hari ke depan. Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, Tonny ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur, sedangkan Adiputra di tahanan Polres Jakarta Timur.
Di lain sisi, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya belum menemukan penyimpangan dalam proses lelang proyek yang membelit Tonny.
Menurutnya, uang yang diterima Tonny bukan suap untuk memenangkan PT AGK dalam tender, melainkan ucapan terima kasih. “Uang terima kasih, tapi kebanyakan,” katanya di Surakarta, Jateng, kemarin.
Budi meminta maaf karena pejabat di kementeriannya kembali terjerat kasus korupsi. Ia berjanji akan mengkaji ulang proyek-proyek yang ditangani Ditjen Hubla. (Dro/Nyu/FR/AU/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved