Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Bersatu hingga ke Akar Rumput

Golda Eksa
19/8/2017 07:30
Bersatu hingga ke Akar Rumput
(PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO)

SEJUMLAH elite partai politik, pemerintahan, dan lembaga negara mengapresiasi pertemuan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Presiden Indonesia ketiga BJ Habibie, Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, dan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Kamis (17/8).

Mereka sependapat pertemuan dalam suasana pe­rayaan ulang tahun ke-72 Republik Indonesia itu telah menimbulkan resonansi positif di kalangan akar rumput.

“Mereka itu ada yang menjabat petinggi partai dan pernah mengabdi untuk negara ini. Kami menyambut baik karena mereka merepresentasikan masyarakat,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Kajian Kebijakan Politik, Ahmad Riza Patria, kemarin.

Ke depan, Riza berharap pertemuan itu berkesinambung an dalam suasana informal. “Bersama membicarakan keberagaman dan persatuan. Meski pertemuan kemarin simbolis dan belum ada pembicaraan khusus, tetap dianggap penting bagi masyarakat di akar rumput.”

Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, menilai pertemuan Jokowi-JK dengan Habibie, Megawati, dan SBY itu menunjukkan urgensi penyatuan visi kebangsaan di tengah-tengah masyarakat.

“Kemarin-kemarin suasana batin rakyat prihatin dengan aksi-aksi yang ingin mengubah ideologi maupun bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nah, persatuan itu kelak tecermin di masyarakat umum,” ujar Ahmad.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat di DPR Didik Mukrianto mengemukakan kebersamaan yang ditunjukkan Jokowi, JK, Habibie, Megawati, dan SBY di perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi teladan bagi warga bangsa ini.

“Pemimpin kan mengedukasi rakyat. Pemimpin saat ini melanjutkan pemerintahan sebelumnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kejayaan negara,” ungkap Didik yang juga Ketua Umum Laskar Demokrat Penegak Hukum dan HAM tersebut.

Kondisi bangsa
Oleh karena itu, Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR Johnny G Plate mengimbau jajaran pengurus partai politik tidak membuang-buang waktu lagi dalam menularkan elan persatuan kepada seluruh warga masyarakat.

“Mari mengedepankan kepentingan bangsa ketimbang kelompok. Berkompetisi sehat dan tidak memecah belah. Parpol menghindari politik identitas, tetapi politik gagasan,” tegas Johnny.

Wakil Sekjen DPP Partai NasDem Willy Aditya menambahkan, apa yang dipertontonkan para pemimpin di istana merupakan pemicu bagi parpol untuk membumikan persatuan dalam keseharian. “Kita tidak terjebak dalam politik sektarian yang mengancam eksistensi bangsa.”

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menggambarkan pertemuan SBY dan Mega berlangsung bersahabat serta cair. “Walau tidak ada ­percakapan, itu cukup baik.”

Ketua MPR Zulkifli Hasan tidak ketinggalan memuji pertemuan Jokowi-JK dengan Habibie, Megawati, dan SBY dalam pidatonya di peringatan Hari Konstitusi, kemarin.

“Pertemuan itu memberi si­nyal positif bagi rakyat bahwa kondisi bangsa ini sejuk, aman, dan tenteram. Kita berbeda-beda, tetapi kalau soal merah putih semua bersatu,” tandas Zulkifli. (Ric/Nov/Nur/X-3)

[email protected]



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya