Rabu 16 Agustus 2017, 11:25 WIB

Indonesia Menuju Broadband Country

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Indonesia Menuju Broadband Country

Warga mengakses internet gratis di Taman Sari depan Balai Kota Banda Aceh, Selasa (22/6). Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan PT Telkom menyediakan sarana internet (wi-fi) gratis guna mewujudkan Banda Aceh cyber city. -- ANTARA FOTO/Irwansyah P

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengebut pengembangan di 57 kabupaten/kota di Indonesia yang belum terhubung jaringan internet. Ditargetkan, sebelum 2019, ke-57 kabupaten/kota itu sudah dapat menikmati jangkauan frekuensi luas berkecepatan tinggi.

Dengan demikian, Indonesia akan menjadi broadband country dan itu akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan akses internet dengan cepat.

Pembangunan jaringan internet lebih luas di 57 kabupaten/kota tersebut dilaksanakan dalam Proyek Palapa Ring dengan membangun serat optik nasional sehingga ditargetkan, pada 2019 seluruh kabupaten/kota telah terkoneksi internet broadband atau jangkauan frekuensi luas yang digunakan untuk mengirim dan menerima data.

Sebagian besar 57 kabupaten/kota itu berada di kawasan Indonesia Timur, di antaranya Papua dan Maluku. Pemerintah membangun jaringan internet tersebut dalam tiga area, yakni Indonesia bagian barat, tengah, dan timur.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI) Rudiantara mengatakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berkembang sangat cepat sehingga perlu program pemerataan pembangunan sarana dan prasarana khususnya di wilayah terluar Indonesia. Salah satu yang baru saja dilakukan ialah pembangunan infrastruktur internet pada Juli 2017 di Pulau Miangas, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

“Pulau Miangas masuk kategori wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang terletak paling utara di Indonesia dan berbatasan langsung dengan Filipina,” ujar Rudiantara.

Untuk memperkuat akses informasi dari Indonesia, Menkominfo juga meresmikan stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) di Miangas. Selain siaran radio, hadir pula siaran TV digital TVRI di Miangas. Hadirnya siaran RRI dan TVRI di Miangas akan semakin mempermudah akses informasi masyarakat dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan akses informasi di wilayah Indonesia secara adil dan merata.

Stasiun baru
Pada kesempatan yang sama, diresmikan juga secara simbolis stasiun RRI di wilayah Bima, Rote, Sanggau, dan Belitung.

Dalam kunjungan itu pula, Menkominfo meninjau BTS milik Telkomsel yang telah di-upgrade kemampuannya dari semula yang hanya menggunakan teknologi 2G menjadi saat ini memiliki kemampuan 4G. BTS ini merupakan BTS pertama di daerah 3T di Indonesia yang dilengkapi dengan kemampuan broadband.

Upgrade teknologi BTS serta penyediaan akses layanan internet di Pulau Miangas merupakan salah satu program universal service obligation (USO) di bidang telekomunikasi dan informatika yang dibangun menggunakan dana USO oleh Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). BP3TI Kementerian Kominfo menargetkan pembangunan 419 BTS di daerah 3T pada 2017. Sebanyak 140 BTS di antaranya sudah dibangun dan beroperasi.

Terkait dengan penyediaan akses internet, Kementerian Kominfo menargetkan 800 lokasi di daerah 3T sudah dapat terlayani pada 2017.

Sebagai informasi, program internet broadband merupakan program pemerintah untuk menghubungkan semua sekolah dasar dan menengah pada 2021 melalui internet kecepatan tinggi baik melalui solusi teresterial maupun nonteresterial. Selain itu, pemerintah bersungguh-sungguh memastikan konten internet yang tersedia bersifat positif, antara lain dengan membangun sistem whitelist agar seluruh konten mengarah pada jaringan dan situs-situs yang positif.

“Progam-program yang diluncurkan hari ini di Pulau Miangas merupakan upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan infrastruktur telekomunikasi serta membangun akses informasi masyarakat yang menghubungkan seluruh daerah di Indonesia. Pembangunan sarana telekomunikasi dan informatika serta akses informasi di wilayah perbatasan sesuai dengan amanat poin ketiga Nawa Cita, yaitu membangun Indonesia dari pinggir dengan memperkuat desa-desa dan daerah-daerah dalam kerangka negara persatuan,” ujar Rudiantara. (H-1)

Baca Juga

Antara

KPK Kembangkan Suap Bansos yang Jerat Juliari

👤Ant 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:17 WIB
"Kita cari karena di program bansos itu banyak sekali bukan hanya difabel, PKH, dan lain-lain," kata Deputi Penindakan dan...
Antara

KPK Bentuk Satgas Pemburu Buronan

👤Ant 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:25 WIB
Pembentukan satgas khusus, lanjut dia, bertujuan agar perburuan para DPO tersebut lebih efektif tanpa terganggu dengan pekerjaan-pekerjaan...
MI/John Lewar

Kasus Rp1,3 Miliar Labuan Bajo, Kejati Tahan WNA Italia

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:05 WIB
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur telah melakukan penahanan terhadap Nizzardo Fabio warga negara Italia terkait kasus tindak pidana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya