Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta para relawan pendukungnya untuk menyebarkan nilai-nilai optimisme dan semangat kepada masyarakat. Semangat itu merupakan salah satu syarat penting kemajuan negara.
“Saya ingin mengingatkan untuk setop menjelekkan dan saling menyalahkan saudara sebangsa dan se-Tanah Air,” ucap Jokowi, dalam sambutannya di Silaturahim Nasional II Relawan Jokowi, di Kemayoran, Jakarta, kemarin.
Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa membangun etos kerja yang baik agar produktivitas semakin tinggi. Etos kerja tersebut bertujuan menjawab tantangan perubahan global.
“Perubahan global hampir tiap detik ada. Hampir setiap hari ada. Perubahan seperti itu harus kita antisipasi,” ujar Presiden.
Ribuan relawan pendukung Presiden Joko Widodo dari berbagai organisasi menghadiri silaturahim tersebut. Ketua Pelaksana Silatnas, M Yamin, mengatakan forum yang mengambil tema Pancasila rumah kita itu juga bertujuan memperkuat rasa persatuan sebagai bangsa.
“Pancasila menyatukan kita dengan tetap menjaga identitas dan keunikan dari setiap perbedaan yang kita miliki,” ujar Yamin.
Dia mengatakan, ketika memasuki masa reformasi yang begitu bebas dan demokratis, peran Pancasila juga kian terasa. Pancasila menyempurnakan kebebasan disertai semangat menjaga persatuan dalam keberagaman.
Yamin menekankan seluruh relawan pendukung Jokowi mendukung penerbitan dan pelaksanaan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Relawan meyakini perppu itu dapat membendung ormas anti-Pancasila.
Dalam acara Silatnas II, para relawan turut menyosialisasikan hasil pembangunan infrastruktur yang telah dicapai pemerintahan Jokowi. “Kami sangat memahami Presiden terus menguatkan pembangunan infrastruktur, sebagai bagian dari membumikan Pancasila dalam pembangunan. Ada tiga aspek yang ingin didorong Pak Jokowi dalam pembangunan infrastruktur ini,” ujar Yamin.
Ketiga aspek tersebut, menurut Yamin, yakni aspek mendorong etos kerja di seluruh lapisan masyarakat, aspek kesejahteraan dengan merangsang investasi, dan aspek keadilan dengan turut memprioritaskan pembangunan di kawasan Indonesia Timur dan perbatasan.
Jangan fitnah
Para relawan mengajak seluruh pihak membangun bangsa bersama-sama, termasuk menyampaikan kritik. Meski begitu, kritik harus dipisahkan dengan fitnah.
Pernyataan yang menuding gencarnya pembangunan infrastruktur Indonesia sebagai proyek ambisi pribadi Jokowi disebut relawan sebagai salah satu bentuk fitnah yang perlu diluruskan.
“Proyek infrastruktur adalah proyek bangsa untuk mempercepat kesejahteraan dan mengatasi ketertinggalan kita jika dibandingkan dengan negara lain. Hasil pembangunan infrastruktur bisa dinikmati terus oleh berbagai rezim selama infrastruktur itu dirawat dan dijaga,” tutur Yamin.
Relawan yang hadir dalam acara Silatnas II itu pun meneguhkan tekad untuk mengawal Nawa Cita dan akan kembali mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019. Mereka memahami implementasi Nawa Cita tidak bisa maksimal jika hanya dilakukan dalam waktu lima tahun. (P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved