Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA ditanya apa pasukan elite Tentara Nasional Indonesia (TNI), masyarakat akan menjawab Kopassus dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka). Jarang yang mengetahui TNI memiliki sejumlah pasukan khusus lainnya.
Salah satunya dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Mereka memiliki pasukan yang ahli dalam pengintaian dan pertempuran jarak dekat, yakni Peleton Intai Tempur (Tontaipur).
Kelompok pasukan khusus tersebut merupakan kualifikasi prajurit tertinggi di Kostrad. TNI-AD dalam rekrutmen hanya mengambil puluhan prajurit berprestasi selama menjalani sejumlah pendidikan Angkatan Darat.
“Yang perlu ditakuti oleh lawan adalah kemampuan mereka. Mereka ahli dalam pengintaian, menghancurkan musuh dalam jarak dekat. Mereka mahir dalam bela diri tangan kosong, senjata api, melempar pisau, panah, dan sumpit,” ungkap Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi kepada Media Indonesia seusai membuka pelatihan Tontaipur VII 2017 di Pegunungan Sanggabuana, Karawang, pekan lalu.
Menurut Edy, prajurit Tontaipur dipilih melalui kualifikasi panjang. Mereka terlebih dulu mengikuti pelatihan Cakra sekitar tiga bulan. Yang terbaik akan mengikuti kualifikasi Raider empat bulan. “Selanjutnya mereka yang terbaik akan dipilih dalam Taipur yang akan dilatih selama enam bulan.”
Selama pelatihan, prajurit Tontaipur akan digembleng secara profesional. Mereka harus mahir dalam pengintaian dan seni tempur di udara, air, dan darat karena pelatihan melibatkan semua bagian pasukan TNI.
Menurut Edy, pasukan elite itu juga menjadi mata dan telinga Kostrad. Pimpinan Kostrad mendapatkan masukan strategis dari mereka untuk mengambil kebijakan.
Saat ini yang mengikuti pelatihan pasukan khusus Tontaipur berjumlah 2 peleton, atau hanya 61 prajurit. Mereka akan mengikuti pelatihan selama enam bulan di sejumlah tempat berbeda.
“Latihan ini akan dilaksanakan dalam enam tahap bertempat di daerah latihan Bogor, Depok, Jatiluhur dan Bandung,” pungkasnya. (CS/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved