Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

PDIP-NasDem Saling Mendukung

FR/LD/P-2
07/8/2017 06:45
PDIP-NasDem Saling Mendukung
(Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah, Setyo Maharso (kanan), melantik pengurus DPC Partai NasDem Kabupaten Boyolali dan Kota Surakarta, kemarin. -- MI/Ferdinand)

TOKOH PDIP Boyolali Seno Kusumo mengingatkan kader partai itu agar jangan pernah berbenturan dengan kader Partai NasDem pada pesta demokrasi 2019.

Hal itu dikemukakan Seno pada acara deklarasi dan pelantikan pengurus DPD/DPC Partai NasDem Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali serta Konsolidasi DPW-DPD Garnita Malahayati Se-Jawa Tengah di Boyolali, kemarin.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Mahkamah Partai NasDem Saur Hutabarat, anggota DPR Choirul Muna, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah Setyo Maharso, dan sejumlah ­pengurus PDIP.

Seno menyatakan dalam politik tidak ada pertarungan, tetapi hanya pertandingan. Pertarungan akan meninggalkan luka. Sebaliknya pertandingan, begitu selesai, pihak yang bertanding akan berangkulan.

Oleh sebab itu, Seno berharap kader kedua partai saling memberi dukungan. Apalagi PDIP dan Partai NasDem memiliki platform dan garis politik yang sama, yaitu menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan keutuhan NKRI.

“Kita sama-sama tahu Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh terdepan dalam hal itu. Oleh karena itu, pada pileg dan pilpres nanti PDIP dan Partai NasDem jangan pernah sikut-sikutan.”

Seno mengatakan Partai NasDem dan PDIP memiliki sejarah yang cukup mengesankan di Boyolali dengan memenangi pemilihan bupati pada 2015. Sejarah yang baik itu diharapkan akan menjadi bekal untuk pesta demokrasi 2019.

Di lain pihak, PKB tidak ingin mengganggu konsentrasi pemerintah dalam bekerja dengan manuver politik terkait dengan pilpres. Hal itu karena pilpres masih cukup lama dan sekarang tugas PKB ialah menyukseskan program Jokowi-JK hingga 2019.

Menurut Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di acara Nusantara Menanam di Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, kemarin, karena pilpres masih lama, PKB tidak ingin melakukan manuver politik. (FR/LD/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik