Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

KTP-E untuk Warga Manislor Siap Dua Pekan

05/8/2017 11:45
KTP-E untuk Warga Manislor Siap Dua Pekan
(ANTARA/Irwansyah Putra)

KEMENTERIAN Dalam Negeri Republik Indonesia menjanjikan adanya pencetakan KTP elektronik (KTP-E) bagi warga Desa Manislor, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kebanyakan warga Desa Manislor merupakan pengikut Ahmadiyah.

Pemerintah daerah ditargetkan menyelesaikan pengerjaan tersebut selama 14 hari ke depan. Janji itu disampaikan kepada 20 warga perwakilan Desa Manislor, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Mereka menyerahkan 1.302 data perekaman KTP-E yang belum dicetak kepada Sekretaris Ditjen Dukcapil, I Gede Suratha. Warga tidak dapat menemui Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh secara langsung karena Zudan sedang ke wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat untuk menangani permasalahan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri sudah memerintahkan percepatan percetakan KTP-E kepada Bupati Kuningan tertanggal 14 Juni 2017. Namun, nyatanya amanat surat tersebut tidak dilaksanakan Bupati Kuningan.

“Pak Dirjen di sana karena fakta dari surat menteri ke bupati yang mengharapkan agar segera diterbitkan KTP-E tidak seperti harapan dari surat itu, sehingga Pak Dirjen merasa pasti ada masalah sebab realisasinya tidak sesuai dengan surat yang diperintahkan. Beliau juga menemui warga untuk mengetahui permasalahan yang ada,” terang Suratha di kantornya, di Jakarta, kemarin.

Dalam kesepakatan musyawarah antara Dirjen dan Bupati, Dandim, MUI, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dinas Dukcapil dan Kesbangpol setempat sudah disepakati beberapa hal. Pemkab Kuningan dalam hal ini Dinas Dukcapil sudah bersedia mencetak semua KTP-E untuk jemaat Ahmadiyah.

Di tempat yang berbeda, Dirjen Dukcapil mengemukakan hasil kunjungan ke Kabupaten Kuningan. Dinas Dukcapil Kabupaten Kuningan akan mencetak KTP-E bagi warga Ahmadiyah paling lambat 14 hari sejak pertemuan dilakukan.

“Sampai Kamis (3/8) sudah dicetak 307 keping dan sudah dibagikan kepada masyarakat Desa Manislor,” ungkap Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh.

Meski begitu, pihak warga Ahmadiyah Desa Manislor tidak begitu saja merasa puas dengan perkembangan tersebut. Perwakilan warga Ahmadiyah Manislor, Dessy Aries Aandy mengungkapkan pihaknya akan memastikan terlebih dahulu apakah memang warga Ahmadiyah sudah bisa mendapatkan KTP-E sebagaimana disepakati.

Jika pelaksanaan belum ada perubahan dan pemda tetap meminta warga menandatangani surat pernyataan dengan membaca dua kalimat syahadat, pihaknya akan kembali menemui Dirjen Dukcapil ke Jakarta. (Dro/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya