Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Rapimnas Hanura Bahas Pendamping Jokowi di 2019

04/8/2017 09:15
Rapimnas Hanura Bahas Pendamping Jokowi di 2019
(ANTARA/Fanny Octavianus)

RAPIMNAS Partai Hanura I 2017 di Bali mulai hari ini akan membahas kriteria calon pendamping Joko Widodo di Pemilu Presiden 2019. Hal itu disebabkan partai tersebut telah sepakat untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden 2019.

Ketua Panitia Pengarah Rapimnas Djafar Badjeber mengatakan Hanura dalam menentukan calon wakil presiden masih menggunakan pendekatan kriteria, bukan merujuk pada satu figur tertentu.

Hanura pun akan membahas secara mendalam terlebih dahulu kriteria pendamping Jokowi di Pilpres 2019, lalu menentukan figur yang akan didorong. Djafar menambahkan dukungan Hanura kepada Jokowi sebagai capres 2019 telah diputuskan dalam munaslub pada Desember 2016 dan disaksikan langsung oleh Jokowi.

Ketua Panitia Pelaksana Inas Nasrullah Zubair mengatakan Rapimnas Hanura akan mengundang Joko Widodo dan seluruh ketua umum partai politik yang ada di parlemen ataupun nonparlemen.

Menurutnya, semua parpol di parlemen diundang karena semua sahabat. Selain itu, di luar itu diundang pula Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Idaman. “Ada beberapa ketua umum partai yang konfirmasi hadir, tapi ada juga yang menyatakan tidak bisa hadir dan diwakilkan.”

Partai Hanura akan melaksanakan kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I bertempat di The Stones Hotel, Kuta, Bali pada 4-5 Agustus 2017. Rapimnas I akan membahas berbagai masalah yang bersifat khusus dan mendesak yang akan dihadiri unsur peserta dan peninjau.

Rapimnas I juga akan membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan agenda politik strategis nasional baik internal seperti agenda politik pilkada serentak 2018 dan pemilu-pilpres 2019. Selain itu, secara eksternal yang kemudian itu akan menjadi sikap politik Partai Hanura baik dalam hal kepartaian maupun keindonesiaan.

Pesona Hanura sejak Oesman Sapta jadi ketua umum memang mengilap. Terbukti menurut Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding, ada 12 anggota DPR periode 2014-2019 dari beberapa partai politik ingin pindah ke Hanura meskipun belum pada proses pendaftaran caleg Partai Hanura. (Pol/Nur/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya