Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla membuka pameran lukisan Istana yang digelar di Galeri Nasional. Pameran ini bertujuan mendekatkan karya yang tersimpan di Istana kepada masyarakat luas.
Kalla tak berpidato panjang lebar dalam pembukaan pameran di Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, kemarin. Ia berkelakar bahwa undangan lebih tidak sabar melihat koleksi lukisan yang dipajang.
“Dalam rangka ulang tahun kemerdekaan kita, berbagai acara diadakan salah satunya adalah melihat begitu banyak harta yang tidak ternilai yang ada di Istana,” kata Kalla dalam sambutannya.
Kalla menambahkan ada banyak lukisan di Istana yang tak ternilai harganya. Lukisan-lukisan itu tak hanya indah dipandang, tapi juga bernilai sejarah yang dalam.
“Lukisan-lukisan ini punya makna sejarah, keindahan alam, perilaku kita, ataupun makna lainnya, selamat menikmati karya ini,” kata dia.
Pameran ini terbuka untuk umum dari 2 hingga 30 Agustus 2017. Pameran yang digelar tahun ini berjudul Senandung Ibu Pertiwi.
Sebanyak lukisan dari 41 pelukis yang dibuat pada rentang abad ke-19 hingga ke-20 dipamerkan kepada publik. Selain itu, ada arsip dan dokumen yang berkaitan dengan materi pameran dan perawatannya.
Pada pameran kali ini, Istana juga memamerkan lukisan karya Makovsky, salah satu lukisan yang pernah dikonservasi pada 2004. Lukisan ini akan ditampilkan melalui sebuah layar.
Sebanyak 48 lukisan tersebut dibagi dalam tiga kategori, 12 lukisan keragaman alam, 11 lukisan yang bercerita tentang keseharian, dan 15 lukisan yang menggambarkan tradisi dan identitas bangsa.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan peringatan HUT kemerdekaan Indonesia merupakan momen yang selalu ditunggu seluruh rakyat Indonesia. Ia menambahkan pemerintah akan menggelar sejumlah acara selama Agustus mendatang.
“Ini menunjukkan keseriusan kita sebagai bangsa, merayakan, menghayati, mengamalkan semangat kemerdekaan yang sudah kita raih dan tahun ini kita memasuki tahun yang ke-72,” ujar Pratikno. (MTVN/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved