Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) tengah menjajaki dukungan kepada Walikota Bandung, Ridwan Kamil untuk Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang.
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romi menyatakan penjajakan terhadap Ridwan Kamil dilakukan karena melihat sepak terjang dan elektabilitas pria asli Bandung tersebut.
Penjajakan itu akan dilakukan hingga Agustus mendatang ketika tahapan Pilkada 2018 baru dimulai. "Kita masih jajaki dan monitor elektabilitasnya sampai Agustus mendatang," kata Romi saat dihubungi Media Indonesia, Senin (19/6).
Romi memandang, Provinsi Jabar memerlukan sosok pemimpin yang agamis dan mampu menjaga kerukunan warga. Hal itu sangat dibutuhkan mengingat Jabar juga memiliki kompleksitas yang cukup tinggi seperti Jakarta namun dengan wilayah yang lebih luas.
Tak hanya itu, PPP juga menginginkan agar sosok pemimpin yang nantinya menjadi gubernur di Jabar adalah sosok yang mampu memodernisasi Jabar. "Sebab sampai saat ini masih banyaknya desa-desa yang tertinggal."
Di sisi lain, beberapa tokoh juga mulai membuka komunikasi dengan PPP terkait Pilgub Jabar, di antaranya Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi. Menurut Romi, Dedy baru mulai komunikasi dengan PPP beberapa hari terakhir.
Selain itu ada pula kader PPP yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya, Ruzhanul Ulum atau Uu yang sudah intensif berkeliling Jabar selama satu tahun belakangan ini untuk meraih dukungan. Pada prinsipnya, Romi menilai PPP yang memiliki 9 kursi di DPRD Provinsi Jabar masih terbuka mendukung siapa saja yang ingin maju di Pilgub Jabar.
"Uu dari setahun silam memang sudah pamit untuk keliling Jabar untuk membangun elektabilitas. Karena DPP pada pada prinsipnya terbuka menyambut siapa saja atau mangayubagya saja," tuturnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved