Senin 05 Juni 2017, 11:11 WIB

Massa Minta KPK Terima Niat Amin Rais Untuk Bertemu

Putri Anisa Yuliani | Politik dan Hukum
Massa Minta KPK Terima Niat Amin Rais Untuk Bertemu

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) mengelar jumpa pers untuk meluruskan terkait isu aliran dana dugaan korupsi alat kesehatn dari Menteri Kesehatan pada tahun 2007 di kediamnnya, Taman Gandaria, Jakarta, Jumat (2/6). -- MI/M. Irfan

 

KUMPULAN massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Selamatkan Indonesia berdemonstrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jelang kedatangan mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN), Amin Rais pada Senin (5/6).

Demonstrasi yang diikuti mahasiswa dan kader muda PAN ini menuntut agar KPK menyambut keinginan Bapak Reformasi tersebut untuk bertemu dan meluruskan beberapa hal termasuk soal aliran dana korupsi pengadaan alat kesehatan oleh mantan menteri kesehatan Siti Fadillah Supari ke rekeningnya.

"Mengapa KPK tidak ingin menerima beliau. Harusnya diterima untuk mengonfirmasi kesaksian dan aliran dana. Dia contoh bagi para mahasiswa. Teladan yang baik," kata koordinator aksi Anhar Tanjung di depan Gedung KPK, Jakarta.

Selain meminta KPK bertemu dengan Amin, massa yang mulai berdemo pukul 10.30 ini juga meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK ada kasus korupsi pengadaan alat kesehatan tak mengeluarkan pernyataan tanpa bukti dan konfirmasi dari pihak terkait.

Sementara itu, Amin Rais hari ini dijadwalkan datang ke KPK untuk melaporkan beberapa kasus korupsi yang ia ketahui. Namun, sampai pukul 11.00, belum ada tanda-tanda kedatangan pihak Amin ke KPK. (OL-6)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Sebabkan Banjir, Anggota DPR RI Minta Illegal Logging Diberantas

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 14 Mei 2021, 16:29 WIB
Ia mendesak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar untuk segera turun langsung memberantas illegal...
AFP

DPR Dorong Pemerintah Terjunkan Pasukan Perdamaian ke Palestina

👤Putra Ananda 🕔Jumat 14 Mei 2021, 16:11 WIB
Sukamta berharap pemerintah RI untuk sekuat tenaga bisa mendorong PBB menerjunkan pasukan perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang...
Antara

Dedi Mulyadi Bingung atas Kebijakan Larangan Ziarah Kubur

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Mei 2021, 15:56 WIB
Antara tempat wisata dan pemakaman itu, sebenarnya yang lebih berisiko menimbulkan kerumunan dan berdesakan hingga berpotensi menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya