Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

GTS Akan Menindak Wasit Tidak Becus

Ghani Nurcahyadi
11/5/2016 15:38
GTS Akan Menindak Wasit Tidak Becus
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

DIREKTUR PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku penyelenggara Torabika Indonesia Soccer Championship, Djoko Driyono mengaku belum menerima laporan terkait aksi kekerasan yang dilakukan pemain PSBK Blitar terhadap wasit Suyanto saat melawan Persepam Madura Utama Sabtu (6/5).

Pihaknya juga belum menerima laporan tentang kinerja Suyanto yang dinilai berat sebelah pada pertandingan tersebut. Keputusan-keputusan Suyanto lebih menguntungkan PSBK Blitar dan merugikan Persepam Madura Utama.

Tapi Djoko memastikan pihaknya akan memproses dugaan pelanggaran itu, baik yang dilakukan pemain maupun terkait kepemimpinan wasit Suyanto, bila sudah menerima laporan resmi. "Pertama, kami harus mendengar laporan soal jalannya pertandingan. Tapi yang pasti tidak ada celah untuk melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan," kata Djoko, Rabu (11/5).

Ia mengaku kemungkinan laporannya sudah masuk tapi ia belum membacanya. "Kalau laporannya sudah ada nanti setiap Rabu akan diperiksa oleh Komite Disiplin dan Kamis sudah ada putusan," ujarnya lebih lanjut.
Ia memastikan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan wasit dalam memimpin sebuah pertandingan akan diambil tindakan oleh komite wasit.

"Kita tunggu saja. Kalau laporannya sudah masuk, pasti akan diperiksa dan tunggu saja putusannya. Tapi terima kasih atas feedbacknya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar itu, Manajemen Persepam Madura Utama menemukan sejumlah kejanggalan atas keputusan Suyanto selaku pengadil di lapangan. Bahkan diduga kuat terjadi pengaturan skor yang dilakukan wasit tersebut.

Asisten Persepam Madura Utama Nadi Mulyadi mengatakan pada pertandingan itu Persepam Madura Utama merasa dirugikan atas kepemimpinan wasit yang diduga kuat ada keperpihakan terhadap tuan rumah PSBK Blitar. Salah satu buktinya, wasit tidak memberikan sanksi kepada pemain PSBK Blitar meski melakukan pelanggaran keras di kotak penalti dan pemukulan pemain terhadap wasit. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya