Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Menpora Ingin Datangkan Mourinho untuk Latih Timnas

Basuki Eka Purnama
10/5/2016 07:24
Menpora Ingin Datangkan Mourinho untuk Latih Timnas
(AP Photo/Matt Dunham./Peter Dejong)

MENTERI Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berencana mendatangkan pelatih Jose Mourinho untuk melatih tim nasional sepak bola Indonesia.

"Wacana ini sudah didiskusikan dengan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir. Walau hal ini memang bukan perkara mudah," kata Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (9/5).

Ia juga mengatakan bahwa selain pelatih yang menjuluki dirinya sendiri The Special One, Menpora juga memiliki pilihan kedua yaitu Guus Hiddink guna melatih timnas.

Pertimbangan tersebut karena mantan Mourinho belum berpengalaman melatih timnas, sedangkan Hiddink dinilai lebih berpengalaman dalam menangani timnas.

"Selain itu, nilai kontrak Mourinho diperkirakan Rp250 miliar untuk satu tahun sedangkan Hiddink masih di bawahnya," kata Imam.

Imam juga menyebutkan alasan wacana tersebut karena ingin
mendongkrak prestasi timnas di level internasional. Dan, mengontrak pelatih asing berkelas dunia juga bukan perkara mudah.

"Ketika timnas dilatih orang asing berkualitas, asisten pelatihnya haruslah dari Indonesia untuk pengalaman," tuturnya.

Terkait prestasi sepak bola nasional saat ini, Imam mengingatkan semua pihak agar bersabar terkait keputusan pencabutan pembekuan di PSSI.

"Kami ingin melihat kesungguhan semua pihak dalam kasus pencabutan pembekuan PSSI ini, karena juga harus berhati-hati dalam memenuhi persyaratan," kata Imam.

Imam juga menjelaskan bahwa pencabutan pembekuan ini memang menjadi salah satu syarat dari FIFA. Dan sebisa mungkin pencabutan pembekuan dilaksanakan sebelum kongres FIFA yang diselenggarakan di Meksiko pada 12 Mei 2016. Hal itu atas permintaan FIFA sendiri.

"Ada beberapa hal yang diminta FIFA melalui surat yang dikirimkan ke Mensesneg beberapa waktu lalu, dan kami ingin semuanya sesuai dengan kehendak FIFA," pungkasnya. (Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya