Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJUANG melawan intoleransi Ade Armando dikeroyok massa. Itu terjadi Senin (11/4) di kompleks Gedung DPR.
Pengeroyok itu bukan mahasiswa. Pagi itu luas diberitakan mahasiswa berdemonstrasi ke DPR. Sebuah bukti bahwa gerakan mahasiswa turun ke jalan kesusupan.
Ade Armando datang bukan untuk ikut unjuk rasa. "Saya tidak ikut demo. Saya mantau dan ikut mendukung," katanya dalam sebuah wawancara sebelum terjadi perbuatan biadab terhadap dirinya.
Demo mahasiswa itu antara lain berisi sikap menolak penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode. Ade Armando mendukungnya, dan dia tak sendirian dalam perkara ini.
Ade Armando pun tak datang sendirian. Dia datang ke Gedung DPR bersama tim (dua kamerawan dan dua penulis) untuk atas nama Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) yang diketuainya melakukan peliputan. "Tujuannya untuk membuat konten Youtube dan media sosial Gerakan PIS," kata Nong Darol Mahmada, Sekjen PIS.
Ade Armando pegiat media sosial. Dia bukan hanya seorang pemikir sebagaimana layaknya seorang dosen. Dia bukan pula hanya pengajar ilmu komunikasi yang berteori di muka kelas di kampus UI. Dia komunikator kepublikan yang cerdas. Dan, berani. Melalui media sosial, dia berani mengekspresikan 'logikanya' melawan pendapat umum, melawan arus besar.
Goenawan Mohamad melihat kedatangan Ade Armando ke Gedung DPR itu tidak terlepas dari perlawanannya terhadap intoleransi, sikap yang menggencet minoritas dan perbedaan. Ade Armando memang sangat vokal dan argumentatif melawan intoleransi. Mengikuti berbagai pandangannya, mendengarkan ketegasan sikapnya, saya pikir dia layak disebut sebagai pejuang melawan intoleransi. Kiranya bukan pengakuan yang berlebihan.
Bagi Ade Armando, semua narasi intoleransi harus dilawan. Yang paling sensitif sekalipun, menyangkut agama, membela minoritas, dilakukannya. Sebuah sikap memerlukan nyali, bukan hanya besar, tapi ekstrabesar.
Pembelaannya terhadap Injil berbahasa Minang kiranya ekspresinya yang paling krusial yang menunjukkan siapa Ade Armando yang orang Minang itu. Atas pembelaannya itu, dia tidak diakui lagi sebagai orang Minang.
Ade Armando kiranya milik kaum pemikir bebas yang berintegritas, melampaui batas-batas puak dan keyakinan. Orang boleh berbeda pandangan dengan Ade Armando, bahkan dengan siapa pun, tapi penganiayaan, kekerasan terhadap orang yang berbeda pandangan itu, harus dilawan dan dibawa ke muka hukum.
Ade Armando bukan hanya dihajar bertubi-tubi. Dia ditelanjangi. Ini semua bukan hanya tindak kekerasan, tapi sadis dan biadab.
Demonstrasi tidak boleh dilarang. Saya setuju pendapat ini. Di atas ekspresi berdemokrasi itu hendaknya harus pula hidup dan tegak rasa hormat kita kepada manusia. Saya pikir, inilah yang hilang.
Kata Tsakhiagiin Elbegdorj, Presiden Mongoliaperiode 2009-2017, demokrasi mengenai manusia. Bukan politik. "Democracy is not about politics, it is about the people."
Saat seseorang berada dalam kondisi tertekan, bagian otak yang disebut amigdala dapat mengambil alih kendali.
Viona merupakan atlet dari Jawa Timur yang berani mengungkap dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan olahraga.
Menpora menyatakan dukungannya terhadap langkah FPTI yang mendampingi serta memfasilitasi lima atletnya.
Perkara yang diduga terjadi di pelatnas itu telah masuk ke ranah hukum setelah sejumlah atlet secara resmi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Seorang mahasiswa UIN Suska Riau dibacok sesama rekan menggunakan kapak saat menunggu sidang proposal. Simak kronologi dan dugaan motif asmaranya.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved