Selasa 28 Juli 2015, 00:00 WIB

Ahok Ancam Pendatang Tinggal di Tempat Kumuh

Antara | Opini
Ahok Ancam Pendatang Tinggal di Tempat Kumuh

Dok.MI

 
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam mengusir pendatang ilegal di wilayah Ibu Kota seperti mereka yang menempati tempat kumuh atau tanah negara.

"Kalau dia ke tempat kumuh, menduduki tanah negara, akan kami usir," kata Ahok ketika melepas keberangkatan Presiden Jokowi ke Singapura di Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta, Selasa (28/7).

Ahok menyebutkan jika pendatang tersebut punya keluarga dan tinggal di keluarga, hal itu tidak masalah.

"Enggak apa-apa, dia harus lapor ke RT/RW," katanya.

Ia juga meminta jika ada pendatang ilegal yang menempati tempat kumuh atau tanah negara, juga dilaporkan ke RT/RW setempat.

"Kami langsung minta dinas terkait menangani, kami usir. Kalau dia enggak ada ongkos, kami kasih, antar pulang ke kampungnya," kata Ahok.

Menurut dia, selain pengusiran, mereka juga harus menandatangani surat pernyataan/ perjanjian tidak akan balik lagi.

"Kalau dia melakukan lagi, itu pidana penipuan kepada Pemprov DKI Jakarta," katanya.

Ia menyebutkan ada waktu dua minggu atau 14 hari sesuai dengan undang-undang kepada pendatang untuk lapor.

"Agustus nanti setelah dua minggu, kami lakukan ini," katanya.(Q-1)

Baca Juga

MI/Ebet

Menyelesaikan Kontradiksi

👤Saur M Hutabarat Dewan Redaksi Media Group 🕔Jumat 20 Mei 2022, 05:10 WIB
APAKAH kita sebagai bangsa memiliki nilai-nilai baik bagi Indonesia...
MI/Seno

Spirit Harkitnas dan KKN di Desa Penari

👤Dewa Gde Satrya Dosen hotel & tourism business School of Tourism, Universitas Ciputra Surabaya 🕔Jumat 20 Mei 2022, 05:00 WIB
FILM bergenre horor KKN di Desa Penari yang telah ditonton hampir 4 juta orang dalam kurun waktu 11...
MI/Duta

Asas Legalitas dalam Sistem Hukum di Indonesia, Relevankah?

👤Romli Atmasasmita Guru Besar (Em) Universitas Padjadjaran 🕔Kamis 19 Mei 2022, 05:10 WIB
Ketentuan itu cocok dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang bersifat heterogen; berbeda-beda kultur daerah adat satu dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya