Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jerome Valcke Jadi Bidikan

MI/WIDHOROSO
07/12/2015 00:00
Jerome Valcke Jadi Bidikan
(AP/Victor Caivano)
LANGKAH pihak berwenang Amerika Serikat untuk membongkar kasus korupsi di tubuh FIFA terus berlanjut. Bahkan, mantan Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke kini sedang dalam bidikan.

Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) dilaporkan akan segera menangkap Valcke terkait dengan kasus dugaan suap sebesar US$10 juta dalam pemilihan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010. Valcke disebut sebagai Co-Conspirator #17 dalam surat dakwaan terbaru Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (DoJ).

Selain Co-Conspirator #17, dalam surat dakwaan DoJ tersebut juga tercantum Co-Conspirator #14. Diyakini, Presiden nonaktif FIFA Sepp Blatter merupakan sosok yang dinamai Co-Conspirator #14 dalam surat dakwaan itu.

Diberitakan The Telegraph, sumber yang dekat dengan Blatter menegaskan sebutan Co-Conspirator #17 bukanlah ditujukan kepada Blatter. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah pria Swiss tersebut ialah Co-Conspirator #14. DoJ menyebut suap US$10 juta tersebut dilakukan dalam tiga kali transfer oleh Co-Conspirator #17. Suap tersebut dikirimkan ke rekening mantan Wakil Presiden FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf) Jack Warner yang telah ditangkap dalam kasus tersebut.

Amerika Serikat saat ini sedang berusaha mengekstradisi Warner dari negaranya, Trinidad.

Blatter disebut juga mengetahui transfer uang itu. Namun, baik Blatter maupun Valcke membantah telah melakukan kesalahan. Menurut keduanya, uang tersebut merupakan bantuan bagi pengembangan sepak bola di kawasan Karibia.

Penangkapan kembali
Di sisi lain, penangkapan mereka yang diduga terlibat korupsi di FIFA terus berlanjut. Mantan Presiden Federasi Sepak Bola Peru (FPF) Manuel Burga ditangkap Jumat (4/12) waktu Peru di rumahnya di Lima. Burga langsung dibawa ke markas kepolisian Peru di Lima untuk dimintai keterangan.

Perdana Menteri Peru Jose Perez menyebut pihak berwajib Amerika Serikat telah meminta Burga, yang memimpin FPF 2002-2014, untuk segera diekstradisi.

Penahanan tokoh sepak bola juga terjadi di Ekuador. Presiden Federasi Sepak Bola Ekuador (EFA) Luis Chiriboga dan Sekjen EFA Francisco Acosta telah menjalani tahanan rumah. Keduanya juga dituding terlibat praktik suap di FIFA.

Chiriboga, 69, merupakan anggota komite eksekutif Konfederasi Sepak Bola Amerika Latin (Conmebol). Ia merupakan satu dari 16 tokoh sepak bola Amerika Latin yang masuk daftar tersangka.

Dari Guatemala, kejaksaan negara tersebut telah mengeluarkan perintah penahanan terhadap Bryan Jimenez, mantan presiden federasi sepak bola Guatemala. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Guatemala Francisco Rivas mengatakan telah menerima permintaan soal penangkapan dan ekstradisi Jimenez dari Amerika Serikat.

Sebelumnya, seorang hakim asal Guatemala, Hector Trujillo, ditangkap atas tuduhan pemerasan. Trujillo ditangkap di sebuah kapal pesiar di Port Canaveral, Florida. (AFP/AP/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya