Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Final Proliga 2026: Persaingan Sengit Berebut Tiket Grand Final

Khoerun Nadif Rahmat
01/4/2026 18:15
Final Proliga 2026: Persaingan Sengit Berebut Tiket Grand Final
Proliga(Instagram/@proliga_official)

PETA persaingan kompetisi bola voli kasta tertinggi di Tanah Air, Proliga 2026, kini mencapai titik didih. Putaran pertama babak Final Four resmi dihelat di Surabaya mulai 2 hingga 5 April 2026, menjadi panggung krusial bagi delapan tim terbaik untuk mengamankan langkah menuju partai puncak.

Sebanyak empat tim putra dan empat tim putri dipastikan akan saling sikut demi memperebutkan tiket prestisius ke babak grand final. Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, menekankan bahwa peta kekuatan pada edisi tahun ini diprediksi jauh lebih kompetitif dan sulit ditebak.

"Antusiasme penonton sangat luar biasa. Kami menyediakan 3.000 tiket per hari yang bisa didapatkan melalui sistem pembelian daring," ungkap Reginald dalam keterangannya.

Pada sektor putra, ketangguhan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi bakal diuji oleh hadangan serius dari Jakarta LavAni Livin' Transmedia, Garuda Jaya, serta Surabaya Samator

Sementara di sektor putri, persaingan panas melibatkan Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN Mobile, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dan Jakarta Popsivo Polwan.

Menjelang laga penentuan, bongkar pasang komposisi pemain menjadi strategi utama bagi mayoritas kontestan. Surabaya Samator menjadi salah satu yang memilih tetap setia pada filosofi pembinaan lokal. Manajer tim Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengonfirmasi tidak ada perubahan drastis dalam skuadnya.

"Kami hanya mengganti tiga pemain, tetapi semuanya tetap pemain binaan sendiri. Kami percaya pada kualitas talenta lokal kami," ujar Hadi.

Sebaliknya, ambisi besar ditunjukkan Jakarta LavAni Livin' Transmedia yang memperkuat daya gedor dengan mendatangkan legiun asing asal Jerman, Georg Grozer. Perwakilan manajemen LavAni, John Zulfikar, menyatakan optimisme tinggi dalam upaya merebut kembali takhta juara.

"Mudah-mudahan tahun ini milik LavAni. Persiapan tim sudah semakin matang," tuturnya.

Di kubu Jakarta Bhayangkara Presisi, status juara bertahan coba dipertahankan dengan menjaga stabilitas tim meski ada pergantian pada sosok Martin Atanasov sebagai pemain asing. Sementara itu, di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro selaku juara bertahan juga melakukan evaluasi mendalam melalui perombakan pemain asing.

"Evaluasi sudah dilakukan. Target kami jelas, mempertahankan juara Proliga tahun ini," tegas Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso.

Langkah strategis serupa diambil Jakarta Electric PLN Mobile yang kini mengandalkan Kara Bajema untuk menggantikan posisi Celeste Plak demi skema permainan yang lebih solid. Begitu pula dengan Jakarta Popsivo Polwan yang melakukan pergantian pemain asing, termasuk masuknya Malvina Smarzek menggantikan Bhethania De La Cruz.

Rangkaian putaran pertama Final Four ini akan dibuka pada Kamis (2/4) sore pukul 16.00 WIB, menyajikan duel sengit antara Jakarta Bhayangkara Presisi kontra Surabaya Samator.  Setelah itu, laga akan dilanjutkan pada pukul 19.00 WIB melalui pertemuan antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN Mobile di sektor putri. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya