Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

PB ORADO Perkuat Pembinaan di Jawa Timur

Khoerun Nadif Rahmat
03/3/2026 19:17
PB ORADO Perkuat Pembinaan di Jawa Timur
Ilustrasi(Dok PB Orado)

PENGURUS Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan dan tata kelola olahraga domino secara nasional. Langkah itu menyusul pelantikan kepengurusan ORADO Jawa Timur periode 2026-2030 di Surabaya, Sabtu (28/2).

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyampaikan bahwa Jawa Timur merupakan salah satu provinsi strategis dalam pengembangan domino sebagai cabang olahraga prestasi. Menurutnya, kesiapan wilayah ini terlihat dari struktur organisasi dan program kerja yang solid sebagai fondasi sistem kompetisi berjenjang.

“Jawa Timur menunjukkan kesiapan yang sangat baik, baik dari sisi struktur organisasi maupun program kerja. Ini menjadi fondasi penting untuk membangun sistem kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan,” ujar Yooky dalam rilis resminya, Selasa (3/3).

Yooky membawa visi besar untuk mentransformasi domino menjadi bagian dari industri olahraga nasional. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional dan modern agar domino mampu menjadi tontonan menarik yang memiliki nilai ekonomi. 

“Domino tidak lagi dipandang sekadar permainan rekreasi. Kami ingin membangun ekosistem yang lengkap, mulai dari klub, liga yang terstruktur, penyelenggaraan event berkualitas. Olahraga domino harus mampu menggerakkan industri dan menghadirkan nilai ekonomi,” ucapnya. 

Guna mencapai target tersebut, PB ORADO mendorong konsistensi penyelenggaraan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Ajang itu diproyeksikan sebagai sarana penjaringan atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas), PON, hingga ajang internasional. Senada dengan itu, Ketua Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi atau yang akrab disapa Jhon LBF, menggarisbawahi bahwa pembenahan organisasi adalah prioritas untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pelatihan 60 wasit yang melibatkan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur demi menjamin kompetisi yang adil. 

“Kami memastikan seluruh program berjalan berbasis sistem yang terukur dan transparan. Pelatihan 60 wasit yang melibatkan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur adalah langkah konkret untuk menjamin kompetisi yang fair dan profesional,” jelas Henry.

Sepanjang Maret 2026, ORADO Jawa Timur telah menyiapkan agenda pertandingan padat untuk mengaktifkan klub-klub di daerah. Henry menyebut potensi atlet di Jawa Timur sangat besar, terbukti dengan adanya 70 atlet aktif di Banyuwangi saja.

"Semakin rutin kompetisi digelar, semakin kuat ekosistemnya. Potensi atlet di Jawa Timur sangat besar. Di Banyuwangi saja tercatat sekitar 70 atlet aktif. Ini menunjukkan pembinaan berjalan dan harus terus diperkuat,” ungkapnya. 

Henry optimistis proses pengesahan organisasi di tingkat pusat hingga daerah akan berjalan lancar demi membawa domino sebagai cabang olahraga yang diakui dan berprestasi.

Melalui penguatan organisasi dan pengembangan industri, domino diharapkan semakin diterima sebagai olahraga kompetitif di level nasional. 

“Kami optimistis proses pengesahan akan berjalan baik. PB ORADO siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membawa domino menjadi cabang olahraga yang diakui dan berprestasi,” pungkasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya