Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

PSIS Semarang Curi Tiga Poin di Kandang Deltras

Akhmad Safuan
23/2/2026 08:55
PSIS Semarang Curi Tiga Poin di Kandang Deltras
Penyerang PSIS Semarang Rafinha melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Deltras Sidoarjo.(MI/Akhmad Safuan)

PSIS Semarang memenuhi janjinya membawa pulang tiga poin setelah menundukkan Deltras Sidoarjo dengan skor 1-0 pada lanjutan Liga Championship 2025/2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/2).

Gol tunggal kemenangan Laskar Mahesa Jenar tercipta melalui eksekusi penalti Rafinha pada menit ke-27, setelah wasit meninjau tayangan VAR dan memutuskan adanya pelanggaran terhadap Denilson di kotak terlarang.

Sejak awal laga, kedua tim tampil menyerang. Tuan rumah Deltras, yang berjuluk The Lobster, langsung memberi tekanan. Pada menit kelima, serangan Deltras memaksa lini belakang PSIS bekerja keras mengamankan gawangnya.

PSIS membalas melalui peluang Ibrahim Sanjaya pada menit ke-13. Sepakannya mengarah ke gawang, namun berhasil ditepis kiper Deltras, Panggih Prio Sembodho. Empat menit berselang, Neville Tengeg mendapat peluang untuk Deltras, tetapi gagal memaksimalkan kesempatan setelah mendapat kawalan ketat pemain bertahan PSIS.

Petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke-24 ketika Denilson dijatuhkan di dekat kotak penalti. Setelah mengecek VAR, wasit menunjuk titik putih. Rafinha yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dan membawa PSIS unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Deltras meningkatkan intensitas serangan. Hamzah Tito sempat mencetak gol pada menit ke-31, namun dianulir karena offside dan bola lebih dulu membentur tiang. Hingga babak pertama usai, skor tetap 1-0 untuk PSIS.

Memasuki babak kedua, Deltras yang dilatih Widodo C Putro tampil lebih agresif. Sejumlah peluang tercipta, termasuk tendangan bebas pada menit ke-70 dan sepakan jarak jauh M Shulton pada menit ke-75, namun belum membuahkan hasil.

PSIS memilih bermain lebih disiplin dengan pertahanan rapat sambil sesekali melancarkan serangan balik. Tambahan waktu enam menit di babak kedua tidak mampu dimanfaatkan Deltras untuk menyamakan kedudukan.

Pelatih PSIS mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. “Kami datang dengan tekad mencuri poin. Anak-anak bermain disiplin dan mampu menjaga keunggulan sampai akhir,” ujarnya seusai laga.

Sementara itu, pelatih Deltras, Widodo C Putro, mengakui timnya kurang tenang dalam penyelesaian akhir. “Kami punya beberapa peluang, tapi tidak bisa dimaksimalkan. Ini menjadi evaluasi untuk pertandingan berikutnya,” katanya.

Kemenangan ini membuat PSIS mengoleksi 15 poin dari 20 pertandingan, dengan rincian empat kali menang, tiga kali imbang, dan 13 kali kalah. Meski masih berada di peringkat kesembilan, tambahan tiga poin menjadi modal penting bagi Laskar Mahesa Jenar untuk memperbaiki posisi di klasemen. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya