Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Wimbledon, Iga Swiatek, harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan tiket ke babak ketiga AS Terbuka 2025. Unggulan kedua asal Polandia itu menang tiga set atas petenis Belanda, Suzan Lamens, dengan skor 6-1, 4-6, 6-4 di Arthur Ashe Stadium.
Swiatek tampil dominan di set pertama dan sempat unggul dua kali break pada set kedua. Namun, performanya menurun dan memberi peluang bagi Lamens untuk menyamakan kedudukan. Pertarungan berlanjut hingga set penentuan, di mana Swiatek kembali menemukan ritmenya dan menutup laga dalam waktu dua jam enam menit.
“Pertandingan ini tidak mudah. Saya membuat beberapa kesalahan, tapi senang bisa lebih agresif di momen akhir. Set ketiga selalu terasa seperti awal baru, jadi saya mencoba bermain lebih tepat,” ujar Swiatek usai laga.
Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Swiatek yang sebelumnya hanya kehilangan lima game dalam tiga laga Grand Slam terakhir, termasuk kemenangan telak 6-0, 6-0 atas Amanda Anisimova di final Wimbledon Juli lalu.
Meski sempat frustrasi dengan 29 unforced errors yang dilakukannya, Swiatek berhasil menjaga fokus di momen krusial. Di babak ketiga, ia akan berhadapan dengan unggulan ke-29 asal Rusia, Anna Kalinskaya, yang menyingkirkan Yulia Putintseva 6-1, 7-5. (BBC/Z-2)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved