Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTARUNGAN sesama wakil Indonesia tersaji di babak 16 besar Tiongkok Terbuka 2025. Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil menundukkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dalam dua gim langsung, 21-8 dan 21-13, Kamis (24/7), di Olympic Sports Center Gymnasium.
Sejak awal pertandingan, Fajar/Fikri tampil dominan dan tak memberikan ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Tekanan intens yang diberikan membuat Sabar/Reza kesulitan lepas dari tekanan.
"Hari ini kami dari awal terus menekan poin demi poin. Kami komunikasi bagaimana harus mengembalikan bola atau bagaimana mengantisipasi pengembalian lawan," ujar Fajar dalam keterangannya.
"Sabar/Reza terlihat tidak bisa keluar dari tekanan kami. Di gim kedua mereka sudah mencoba, tetapi kami bisa meredam. Saya juga apresiasi servis Fikri yang sangat menyulitkan mereka."
Sebagai pasangan yang baru dipasangkan kembali, Fajar mengakui masih ada miskomunikasi kecil dalam pertandingan. "Tadi di gim pertama ada bola ke belakang tetapi kami maju dua-duanya. Itu hal wajar. Semoga besok kami bisa tampil optimal saat melawan Kim/Seo yang sedang dalam motivasi tinggi," sebut Fajar.
Sementara itu, Fikri pun menyoroti tantangan berat yang menanti di babak perempat final dalam menghadapi unggulan asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
"Besok melawan Kim/Seo tentu tidak mudah. Kami tidak boleh lengah sedikit pun. Kehilangan satu poin akan sangat berharga ketika berhadapan dengan mereka karena pasangan ini punya permainan yang rapat, sulit untuk dimatikan," kata Fikri.
"Kami mau fokus saja dengan persiapan dan permainan kami."
Kim/Seo merupakan pasangan peringkat satu dunia saat ini dan tengah dalam performa terbaik usai menjuarai beberapa turnamen bergengsi. Laga di perempat final diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Fajar/Fikri dalam upaya merebut gelar Super 1000. (I-2)
PASANGAN ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atau fajar/fikri mengawali petualangan mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan hasil gemilang.
GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terhenti di babak semifinal Malaysia Open 2026. Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (10/1), Fajar/Fikri akui keunggula
GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah ke babak 16 besar Malaysia Terbuka 2026.
DUET ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dipastikan gagal melaju ke semifinal BWF World Tour Finals 2025.
Persaingan di World Tour Finals sangat ketat karena diikuti delapan pasangan terbaik dunia.
"Kalau saya sih tinggal dari Fajar/Fikri itu tinggal powernya tekanannya mesti harus ditambah, tekanannya dia pada saat menyerang harus ditambah lagi sama defense-nya dia,"
GANDA putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani atau Sabar/Reza membuka langkah di India Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan dua gim langsung
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
SABAR Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melangkah ke perempat final Malaysia Terbuka 2026 setelah menang rubber game atas pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju.
GANDA putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, sukses melewati hadangan pertama di ajang Malaysia Terbuka 2026.
Moh Reza menilai mereka sebenarnya sudah berupaya maksimal sejak awal laga, namun tekanan lawan sulit dilepaskan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved