Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Roger Federer telah mengemas tujuh gelar grand slam Wimbledon, jadi tidak mengejutkan kalah petenis Swiss ini kembali tampil di semifinal. Semifinal nanti merupakan yang ke-11 baginya di Wimbledon.
Meskipun Federer tidak terlalu berharap bisa tampil optimal di lapangan rumput di Wimbledon, menghadapi Milos Raonic suatu keharusan untuk menapaki final untuk selanjutnya meraih gelar Wimbledon kedelapan.
Di usianya yang tinggal sebulan lagi genap 35 tahun, Federer semestinya bukanlah ancaman bagi Raonic (Kanada). Di usia ini, belum seorangpun mampu lolos ke final di di Wimbledon sejak Ken Rosewall (usia 39) pada 1974 lalu. Tahun ini juga merupakan tahun keempat sejak dia menjuarai Wimbledon pada 2012.
Di arena Wimbledon, sang Swiss Maestro telah mengukir rekor 16 kemenangan berbanding 6 kekalahan tetapi belum meraih satu gelar pun tahun ini. Ini kali pertama sejak 2000 dia tampil di Wimbledon tanpa satu gelar pun dalam semusim.
''Saya agak khawatir tampil di sini,'' kata Federer yang jadi unggulan ketiga di sini.
Di semifinal lainnya, unggulan kedua Andy Murray (Inggris Raya) akan bertemu unggulan ke-10 Tomas Berdych (Republik Ceko).
Murray adalah juara 2013. Di 2012, dia dikalahkan Federer di final sebelum menjadi juara pada 2013 sekaligus menjadi orang Inggris pertama yang menjuarai Wimbledon sejak Fred Perry pada 1936.
Berdych adalah runner-up untuk juara 2010, Rafael Nadal. Itu adalah final satu-satunya Berdych di sebuah ajang grand slam saat itu setelah mengalahkan Federer dan Novak Djokovic. (AP/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved