Kamis 29 September 2022, 23:57 WIB

Aleix Espargaro Sebut Peluang Juara Dunia Masih Terbuka

Ant | Olahraga
Aleix Espargaro Sebut Peluang Juara Dunia Masih Terbuka

AFP
Aleix Espargaro

 

ALEIX Espargaro tak ingin Aprilia mengulangi kesalahan seperti terjadi dalam GP Jepang pekan lalu saat perebutan gelar juara dunia MotoGP masih terbuka lebar.

Espargaro yang seharusnya start dari P6 di Motegi, mengalami kendala elektronik seusai pemanasan lap ketika motornya macet di mode "eco". Ini terjadi karena mekanik Aprilia lupa mematikan mode "engine mapping" yang menghemat bahan bakar itu.

Dengan motor yang tak dapat melaju kencang, Espargaro harus kembali ke garasi, berganti ke motor cadangan, dan start dari jalur pit.

Pada akhirnya dia finis P16 di luar zona poin karena motor keduanya tidak dilengkapi ban yang pas dengan kondisi trek. Sedangkan pemuncak klasemen Fabio Quartararo hanya mampu finis P8, sementara Francesco Bagnaia yang berada pada peringkat dua, terjatuh di lap terakhir.

"Saya marah setelah balapan itu, bukan hanya karena kesalahan itu tapi bagaimana balapan itu berjalan," kata Espargaro dalam sesi jumpa pers menjelang Grand Prix Thailand di Buriram, Kamis (29/9)

"Sangat aneh karena pebalap peringkat satu dan kedua dalam klasemen hanya bertarung untuk posisi kedelapan. Fabio dan Pecco sangat cepat di setiap sirkuit dan cukup mengejutkan melihat mereka bertarung untuk posisi delapan. Itu kesempatan yang baik untuk meraup sejumlah poin," kata Espargaro.

Di Tokyo, Espargaro telah berbicara kepada timnya dan memastikan kesalahan di Motegi tidak akan terulang lagi. "Kami menggunakan kesalahan itu untuk menganalisis semuanya, mencoba untuk tidak membuat kesalahan, mencoba memperbaiki prosedur dan melihat di mana kami bisa lebih baik."

"Masalah itu tidak terlihat sesederhana itu, jadi semua tim saya sangat kecewa dan saya mencoba mengatakan kepada mereka, 'itu kesalahan manusia, bisa terjadi kapan saja, dan ini adalah balapan,' jadi saya sudah melupakan itu dan sangat positif untuk akhir pekan selanjutnya."

Berjarak 25 poin dari Quartararo dan tujuh poin dari Bagnaia, Espargaro memandang perebutan gelar juara dunia masih terbuka lebar dengan empat balapan tersisa.

"Tapi, 25 poin tidak banyak. Level MotoGP saat ini sangat tinggi. Di masa lalu, pemuncak klasemen saat menjalani hari yang buruk, bisa finis kedua, ketiga atau keempat."

"Sekarang, apabila Anda mendapat hari buruk, Anda bisa finis di luar 10 besar. Jadi, semuanya masih terbuka dan saya masih yakin dengan opsi yang saya miliki," pungkas Espargaro​​​​​. (OL-8)

Baca Juga

MI/Haryanto

Pembalap Bersaing Ketat di Trial Game Asphalt 2022 Sirkuit Mijen

👤Haryanto 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 11:55 WIB
SETELAH dua tahun vakum karena pandemi, Trial Game Asphalt (TGA) kembali diselenggarakan. TGA putaran ketiga di Kota Semarang ini merupakan...
AFP

Timnas RI Diharapkan Raih Lebih dari Satu Gelar di BWF World Tour Finals

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:48 WIB
Skuad Merah Putih tercatat bakal menurunkan 7 wakil di World Tour Finals edisi 2022, dengan kejuaraan akan berlangsung di Thailand pada...
AFP/Valery HACHE

Ada Olimpiade, Tour de France 2024 tidak Finis di Paris

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 02 Desember 2022, 15:15 WIB
Tour 2024 juga akan diakhiri kemungkinan dengan individual time-trial yang menentukan alih-alih sprint finis seperti biasanya sebanyak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya