Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Rajanya Dilumpuhkan the Cavs Mati Kutu

MI/ACHMAD MAULANA
13/6/2015 00:00
Rajanya Dilumpuhkan the Cavs Mati Kutu
(AFP/RONALD MARTINEZ)
GOLDEN State Warriors sekali lagi membuktikan kapasitas mereka. Setelah takluk di gim ketiga, tim besutan Steve Kerr itu membalasnya di gim keempat untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2.

Tidak tanggung-tanggung, Stephen Curry dkk melibas Cleveland Cavaliers dengan skor telak 103-82.

Dalam duel di Oracle Arena, Oakland, kemarin, tersebut, small forward Andre Iguodala menjadi motor kemenangan Warriors. Sama dengan pemain terbaik NBA musim ini (MVP), ia mencetak 22 poin. Draymond Green menambah 17 poin dan Harrison Barnes 14 poin.

"Perbedaan terbesar laga ini ialah kami bermain jauh lebih keras. Kami tidak melakukan banyak perbedaan mengadapi LeBron (James). Kami hanya berusaha lebih bersaiang dan aktif," cetus pelatih Warriors, Steve Kerr, selepas laga.

"Kami mengontrol tempo dan ritme pertandingan. Ini bukan hanya soal permainan keras. Ini soal bermain menekan," imbuhnya.

"Ketika punya line up pemain seperti saat ini, kami bisa mengontrol permainan. Kami terus memberi tekanan dan tidak memberikan mereka peluang untuk memimpin seperti di dua laga terakhir," timpal Curry.

Tempo permainan cepat yang diperagakan Warriors di depan publik mereka sendiri memang membuat frustrasi para pemain Cavaliers. Ditambah lagi megabintang the Cavs, LeBron James mengalami luka di kepalanya akibat menabrak kamera yang ada di belakang ring.

Untungnya, 'King James' masih mampu melanjutkan pertandingan. 'Sang Raja' bahkan mencetak double-double dengan 20 poin, 12 rebound, dan 8 assist.

Namun, tetap saja dia tidak bisa bermain maksimal dan itu jelas mengurangi kekuatan the Cavs. Pun meski penampilan apik ditunjukkan beberapa pemain the Cavs lainnya. Center Timofey Mozgov mendulang 28 poin, 10 rebound, dan Tirstan Thompson mengemas 12 poin dan 13 rebound.

"Bagaimanapun dia (James) manusia juga dan saya memberikan waktu bagi dia untuk beristirahat. Ketika dia tidak ada, pemain lain akan menggantikannya dan mereka akan berusaha keras," cetus pelatih the Cavs, Dave Blatt.

Telat panas
Sementara itu, 'King James' mengakui cedera di kepalanya tidak terlalu mengganggu penampilannya. Ia hanya menyebut timnya terlambat panas sehingga ketika mereka bangkit lawan sudah terlalu jauh untuk dikejar.

"Insiden itu memang sedikit mengganggu. Tapi staf medis kami melakukan pekerjaannya dengan baik dan bisa menghentikan pendarahan," ujar James.

"Saya berharap tim kami bisa menggantikan saya selama beberapa menit. Sayangnya, kami tidak cukup berbuat banyak di kuarter keempat. Ini sulit. Mereka terlalu jauh memimpin," imbuhnya.

Pernyataan James memang tidak berlebihan, sebab ketika Warriors sudah memimpin 63-50 di awal kuarter tiga, mereka sempat memangkas defisit poinnya menjadi 70-73. Namun, ketika James ada di bangku cadangan, Warriors kembali menjauh dan tak lagi mampu dikejar.

"Jika Anda mencoba membuat dia (James) nyaman sepanjang pertandingan, Anda akan menangis di akhir laga dan menyesal," tukas guard Warriors, Draymond Green. (AP/AP/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya