Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kian Dekati Sejarah Baru

Nurul Fadillah
07/3/2016 07:47
Kian Dekati Sejarah Baru
(AFP / OLLY GREENWOOD)

LEICESTER City semakin dekat untuk menciptakan sejarah baru dengan memenangi Liga Primer musim ini.

Ketika Tottenham Hotspur dan Arsenal berbagi satu angka, the Foxes memanfaatkannya dengan menambah tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0 atas Watford, Minggu (6/3) dini hari.

Gol Riyad Mahrez di menit 56 menyegel hasil positif di pekan ke-29 itu.

Kini, Leicester mengumpulkan 60 poin alias lima poin lebih banyak daripada runner-up Spurs dan delapan dari the Gunners di posisi tiga.

Dengan sembilan pertandingan yang tersisa, peluang 'si Rubah' meraih gelar juara Liga Primer untuk pertama kalinya kian terbuka lebar.

Di antara sembilan partai tersebut, tim besar yang harus mereka hadapi hanyalah Manchester United dan Chelsea.

The Lilywhites masih harus berjibaku dengan Liverpool, United, dan Chelsea.

Sementara itu, Arsenal juga bakal berhadapan dengan Manchester City satu pekan sebelum penutupan liga, tetapi pelatih Claudio Ranieri belum ingin merayakan apa-apa.

"Setiap pertandingan di Liga Primer merupakan arena pertempuran. Lima angka tidak berarti apa-apa," ujar the Tinkerman.

Konsistensi ialah kunci kesuksesan tim yang musim lalu terancam degradasi itu.

Dalam 29 laga, mereka sudah mengantongi 17 kemenangan alias paling banyak jika dibandingkan dengan pesaing lain di liga dan baru kalah tiga kali yang juga merupakan paling sedikit.

Ranieri pun tidak menampik Jamie Vardy dkk makin percaya diri bermimpi mengangkat trofi Liga Primer.

Meskipun demikian, eks juru taktik Juventus itu mengingatkan pasukannya agar tidak terbuai karena faktanya mereka belum memenangi apa pun.

"Gelar ini belum menjadi milik kami. Kami masih harus berjuang lebih keras," imbuh manajer asal Italia tersebut.

Incar 75 poin

Di sisi lain, kemenangan Manchester City atas Aston Villa 4-0 pada Sabtu (5/3) malam menambah kepercayaan diri pelatih Manuel Pellegrini untuk tetap memperjuangkan gelar Liga Primer Inggris.

Baginya, 75 poin cukup bagi skuatnya untuk memenangi titel juara.

Kemenangan tersebut membuat City tetap berada di posisi empat dengan 50 poin.

Namun, the Citizens masih punya 10 laga sisa dengan maksimal 30 angka dipertaruhkan dan Pellegrini optimistis mampu merebut 25 di antaranya.

"Kami lebih berpengalaman daripada tim lain. Kami harus menutup jarak dengan mengalahkan Norwich City (pekan depan), setelah itu kami harus memenangi pertandingan-pertandingan selanjutnya," ujar Pellegrini.

Pembantaian yang terjadi saat menjamu Villa di Etihad mengakhiri tiga kali kekalahan beruntun the Citizens di Liga Primer.

Sergio Aguero-lah yang menjadi sorotan karena sumbangan dua gol yang bersarang di gawang Villa pada menit ke-50 dan 60, sedangkan Yaya Toure menyarangkan gol pembuka di menit 48 dan Raheem Sterling menutup kemenangan di menit 66.

Penampilan trengginas itu membuat eks juru taktik Real Madrid tersebut percaya nasib buruk sudah berlalu dari 'Manchester Biru'.(AFP/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya