Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Atlet taekwondo putri, Defia Rosmaniar mengatakan setelah diberlakukannya masa kenormalan baru oleh pemerintah, latihan atlet taekwondo masih dilakukan secara mandiri di rumah.
Defia menjelaskan bahwa Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) belum dibuka hingga sekarang, setelah ditutup pasca munculnya pandemi virus covid-19.
“Masih di rumah (latihan mandiri). Dipulangkan. (Pelatnas dibuka kembali) Kayaknya bulan depan,” ungkap Defia saat dihubungi, Kamis (11/6).
Awalnya, imbuh Defia, semua atlet taekwondo dipulangkan kecuali atlet yang akan ikut Olimpiade. “Namun, ada masalah covid-19 ini, sehingga kita dipulangkan ke rumah, ungkapnya.
Baca juga: 30 Persen Staf Adidas di AS akan Diisi Warga Kulit Hitam & Latin
“Materinya sama seperti yang pernah dikasih, seperti fisik penguatan, beberapa basic tendangan dan tangan. Sisanya mengulang tehnik-teknik yang belum dikuasai,” papar Defia.
Menjalani latihan mandiri bukan hal yang mudah bagi Defia. Pasalnya dia tidak punya teman untuk berlatih. “Soalnya di lingkungan rumah, hanya saya sendiri yang atlet. Jadi, saya harus latihan sendiri. Kadang-kadang masih ada rasa bosan dan pengen cepat beres covid-19 ini, sehingga bisa latihan kembali ke Pelatda atau Pelatnas," ungkapnya.
Menurut Defia, kendala latihan tidak ada teman, tapi harus latihan, semangatnya agak kurang. "Teman atlet taekwondo satu kota ada, cuma mereka takut untuk keluar rumah,” tuturnya.
Untuk bisa berlatih bersama atlet taekwondo lain, Defia menyebut program latihan secara virtual belum terlaksana karena belum ada arahan dari pelatih dan belum dibentuk tim.
“Latihan virtual sudah ada, tapi belum mulai. Karena covid-19 ini PON Papua diundur, sehingga kami belum bisa kembali lagi ke Pelatda," sambungnya.
Mungkin kalau sudah kembali ke Pelatda, kata Defia, dan sudah ada tim inti, latihan virtual bisa dilakukan. "Jadi, sekarang latihan masing-masing dengan materi yang sudah pernah dikasih,” pungkas Defia. (OL-14)
Mengenai bonus Rp1 miliar yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto, Arya berencana untuk menyimpannya.
PARA taekwondoin Indonesia menambah satu medali perak dan satu perunggu bagi kontingennya pada SEA Games Thailand 2025 setelah rangkaian pertandingan hari ketiga.
Perlu diketahui, kontingen Indonesia menargetkan minimal 80 medali emas untuk mencapai posisi tiga besar pada SEA Games 2025 di Thailand.
Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum taekwondo dengan raihan total 14 medali.
DUA cabang olahraga yaitu judo dan taekwondo memanaskan hari pertama pertandingan PON Bela Diri Kudus 2025 yang digelar di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/10).
Terdapat 10 cabang olahraga yang dimainkan pada edisi perdana ini yaitu taekwondo, judo, gulat, tarung derajat, pencak silat, shorinji kempo, karate, ju-jitsu, sambo, dan wushu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved